- Dindikbud Purworejo Gelar Sosialisasi SPMB Jenjang SMP Tahun 2026
- Tim EGov Dindikbud Purworejo terima Evaluasi Inovasi Daerah
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Hadiri Launching Insersi Pendidikan Perkoperasian
- Dikbud Purworejo ikuti Program Pelatihan BK yang digelar oleh BBGTK Karanganyar
- OJT Perkuat Kompetensi Bahasa Inggris dan Strategi Pembelajaran Guru SD
- Dindikbud Purworejo Tekankan Pentingnya Komunikasi dan Koordinasi dalam Optimalisasi Pelayanan
- Dindikbud Purworejo berpartisipasi mempercepat penanggulangan kemiskinan di wilayah Jawa Tengah
- Pemetaan Sekolah SD Sebomenggalan dan ProSN
- Pegiat budaya dan dindikbud belajar integrasi manajemen pengelolaan budaya sekolah
- Persiapan OSN-K, KKKS Wilcambidik Purwodadi Gelar Bedah Kisi Kisi OSN Selama Dua Hari
Bedah kisi-kisi upaya tingkatkan kompetensi guru

Dalam rangka meningkatkan pemahaman guru tentang karakteristik kisi-kisi ujian sekolah, sejumlah guru kelas VI sekolah dasar se-gugus Melati PPK Banyuurip mengikuti kegiatan Bedah Kisi-kisi Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2019/ 2020 di SD Negeri Candisari Kecamatan Banyuurip, Sabtu (18/01). Para peserta yang merupakan utusan dari masing-masing sekolah ini dengan penuh semangat mengikuti kegiatan yang berlangsung hingga pukul 16.00 WIB.
Ketua Gugus Melati, Endang Titik Lestari, S.Pd, selaku Ketua Penyelenggara kegiatan menjelaskan, tujuan penyelenggaraan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru tentang kisi-kisi ujian sekolah (US). “Tujuan kegiatan ini adalah untuk untuk meningkatkan pemahaman guru tentang karakteristik kisi-kisi Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2019/ 2020, meningkatkan kemampuan dan ketrampilan guru dalam merumuskan indikator soal, butir-butir soal, menyusun kisi-kisi dan perakitan soal ujian,” jelas Endang.
Kegiatan Bedah Kisi-Kisi ini diselenggarakan secara mandiri. Koordinator PPK Banyuurip dalam sambutan pengarahannya memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut dan berharap agar para guru menanamkan rasa percaya diri kepada para siswanya terutama dalam menghadapi ujian. Termasuk menumbuhkan sifat sabar dalam menghadapi para peserta didiknya serta dalam berjuang di sekolahnya masing-masing.
Ia juga menekankan pentingnya penghargaan (reward) kepada para siswa yang berprestasi dalam kegiatan Ujian Sekolah tahun ini. Selain itu ia juga berharap kinerja para guru terus meningkat. Hal tersebut secara umum berimbas pada peningkatan pendidikan di Kecamatan Banyuurip. Sehingga ada harapan pemerintah ke depan akan meningkatkan penghargaan berupa tunjangan kinerja yang lebih baik.
Walaupun pelaksanaan Ujian Sekolah Tahun ini diselenggarakan oleh sekolah, namun guru diminta untuk tetap mempersiapkan peserta didik untuk siap menghadapi Ujian Sekolah dengan sebaik-baiknya. Mempersiapkan peserta didik dengan baik akan berimbas pada prestasi sekolah yang baik sehingga mampu membawa nama baik pendidikan di Kecamatan Banyuurip.
