- TEATER PELAJAR TAMPILKAN KARYA SUMANANG TIRTA SUDJANA DI FESTIVAL TEATER PELAJAR KABUPATEN PURWOREJO
- Monitoring Kemiskinan Ekstrem pada desa yang menjadi Desa Binaan Dindikbud
- OLYMPIADE SAINS NASIONAL OSN TINGKAT KABUPATEN PURWOREJO
- Pegawai Dindikbud mengikuti kegiatan apel pagi
- Pemetaan Kebutuhan Guru dan Kepala Sekolah Perkuat Mutu Pendidikan di Purworejo
- Pentingnya Asesmen Siswa dan Guru untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Kabupaten Purworejo
- DINDIKBUD IKUTI PENTAS DALANG CILIK PEPADI PURWOREJO
- TK Kartini Karangrejo gelar Persiapan Revitalisasi
- Dindikbud Purworejo Gelar Sosialisasi SPMB Jenjang SMP Tahun 2026
- Tim EGov Dindikbud Purworejo terima Evaluasi Inovasi Daerah
FGD Hasil Kajian Objek Cagar Budaya Kabupaten Purworejo

Rabu, 16 Juli 2025 - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Hasil Kajian Objek Cagar Budaya Kabupaten Purworejo di Gedung Kesenian WR. Soepratman.
Dengan Narasumber Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Lengkong Sanggar Ginaris, S.S., M.A. dan Broto Wahyu Raharjo, S.S., M.Hum. dari Balai Pelestarian Wilayah (BPK) X, kegiatan ini dihadiri oleh BKPSDM Kabupaten Purworejo, Inspektorat Kabupaten Purworejo, PDAM Tirta Perwitasari, Guru Sejarah SMP Negeri se Kabupaten Purworejo, SD Negeri Loano, Pemdes Loano, Pemdes Maron, Pengelola/ Takmir Masjid Al Iman dan Pengelola/Takmir Masjid Al Mualim.
Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Purworejo telah melaksanakan sidang kajian 10 Objek Cagar Diduga Cagar Budaya (ODCB) di Kabupaten Purworejo, diantaranya Kantor Inspektorat Kabupaten Purworejo, Kantor BKPSDM Kabupaten Purworejo, Kantor DKPP Kabupaten Purworejo, Rumah Pompa PDAM Tirta Perwitasari, Rumah Dinas Kecamatan Purworejo, Masjid Al Imam Loano, SD Negeri Loano, Masjid Al Mualim Maron, Prasasti Sipater dan Gamelan Pusoko Monggangan.
Lengkong Sanggar Ginaris, S.S., M.A. Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Purworejo menyampaikan bahwa, "Kajian objek diduga cagar budaya (ODCB) bertujuan mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan menilai nilai penting suatu objek diduga cagar budaya untuk kemudian dapat diusulkan menjadi cagar budaya yang dilindungi secara resmi".
"Dengan demikian, kajian ODCB merupakan langkah awal yang penting dalam upaya pelestarian dan pemanfaatan warisan budaya bangsa", ujarnya.
Harapannya FGD (Focus Group Discussion) hasil kajian cagar budaya kepada masyarakat adalah untuk memaparkan hasil kajian tersebut kepada publik, mendapatkan masukan dan saran dari berbagai pihak, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pelestarian cagar budaya.
