- Pemetaan Sekolah SD Sebomenggalan dan ProSN
- Pegiat budaya dan dindikbud belajar integrasi manajemen pengelolaan budaya sekolah
- Persiapan OSN-K, KKKS Wilcambidik Purwodadi Gelar Bedah Kisi Kisi OSN Selama Dua Hari
- Pemeliharaan Gedung Kantor Korwilcam bidik perlu diperhatikan
- Pembukaan O2SN Kabupaten Purworejo 2026 Berlangsung Meriah di GOR Sarwo Edhi Wibowo
- O2SN 2026 Kabupaten Purworejo Resmi Dimulai Jadi Ajang Pengembangan Prestasi dan Sportivitas Siswa
- Ceria Bersama SD Negeri 1 Maron dalam Lomba Mewarnai dan SPMB 2026
- PELATIHAN MATEMATIKA GEMBIRA BAGI GURU TK BERSERTIFIKASI
- Sosialisasi SPMB Jenjang SD Wilayah Kemiri, Pituruh, dan Bruno Digelar di SD Negeri Kemiri
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Siapkan Pelayanan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027
GEMA GEMPITA DRUM BAND SDN 1 MRANTI SEMARAKKAN KEJURKAB DRUMBAND PURWOREJO 2025

Purworejo, 15 November 2025 — Sejak pagi, alun-alun kota telah disesaki peserta dan penonton yang antusias, menciptakan atmosfer meriah yang jarang terlihat pada hari-hari biasa. Harmoni tabuhan drum dan gemuruh sorak penonton menyatu dengan semerbak pesona budaya Jawa Barat yang dibawakan oleh pasukan Gema Gempita Drum Band dari SDN 1 Mranti pada gelaran Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Drumband Purworejo 2025.
Picture by F.P. Kusuma
Dalam balutan busana tradisional bernuansa Sunda, Gema Gempita Drum Band tampil penuh percaya diri. Sentuhan budaya Jawa Barat tampak kuat melalui motif megamendung, iket Sunda, hingga ornamen khas yang menghiasi kostum drumband mereka. Harmonisasi ini menciptakan pemandangan unik: perpaduan modernitas ritme drumband dengan kekayaan tradisi Nusantara. Memperlihatkan kebanggaan terhadap seni dan budaya bangsa.
Saat mulai ditabuh, langkah para pemain yang teratur seirama seolah menghidupkan cerita tentang ketekunan, disiplin, dan kreativitas generasi muda. Tak jarang, penonton dibuat terpukau oleh koreografi yang ditata rapi, berpadu dengan hentakan musik yang menembus hati.
Tak hanya menjadi ajang kompetisi, Kejurkab Drumband tahun ini juga menjadi ruang apresiasi budaya. SDN 1 Mranti sengaja mengangkat tema “Pesona Keindahan Jawa Barat” untuk menanamkan nilai kearifan lokal sejak dini. Sebuah langkah yang disambut baik oleh para pelatih, orang tua, hingga masyarakat luas.
Ketika matahari beranjak condong ke barat, suasana semakin hangat oleh gelombang tepuk tangan dan sorakan yang memenuhi udara. Gelaran Kejurkab Drumband Purworejo 2025 bukan sekadar lomba; ini adalah panggung yang mempertemukan tradisi dan kreativitas dalam satu harmoni menawan.
Di tengah derasnya arus modernisasi, acara ini menjadi pengingat bahwa budaya tetap relevan—dan bahkan dapat tampil megah—ketika dihayati dan dipersembahkan dengan sepenuh hati oleh generasi penerusnya.
Penulis: Febri Pratama Kusuma
