- Dindikbud Purworejo Ikuti Pembukaan Pelatihan BCKS Jawa Tengah
- DINDIKBUD SUKSES MENJADI PANITIA KARNAVAL KATEGORI TK/PAUD
- FINAL CHEKING PERSIAPAN KARNAVAL DINDIKBUD
- BBPMP Provinsi Jawa Tengah terus mendorong Dindikbud Kabupaten Purworejo untuk mewujudkan SPM
- Pegawai Dindikbud Sukses Jadi Panitia Karnaval PAUD di Alun-Alun Kabupaten Purworejo
- Pegawai Dindikbud Siap Siaga menjadi panitia Karnafal
- ASN Dindikbud Ikuti Upacara HUT RI ke 81 di Alun-alun Purworejo
- Sosialisasi Dapodik versi 2027 jenjang PAUD akhirnya selesai
- Rapat Koordinasi Pendataan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Digelar di Dindikbud Purworejo
- DISBUDPAREKRAF Provinsi Jawa Tengah Lakukan Pemetaan Potensi CB dan ODCB di Kabupaten Purworejo
SOSIALISASI KEAMANAN DAN KESELAMATAN PERJALANAN KERETA API DI SD NEGERI BEDUG BAGELEN
Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di perlintasan sebidang, Wilayah Daop 6 Yogyakarta melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan melalui kunjungan ke sekolah ke SD Negeri Bedug Kecamatan Bagelen yang dilaksanakan Polsuska PT Kereta Api Indonesia pada Rabu, 12 November 2025, sebagai bagian dari program kampanye keselamatan Direktorat Jenderal Perkeretaapian, yang bertujuan untuk menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang akibat kurangnya kewaspadaan pengguna jalan serta bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih waspada dan ikut menjaga kelancaran perjalanan kereta api.
Sosialisasi yang dilaksanakan memuat pesan-pesan keselamatan dan keamanan kereta api yang bersifat persuasif dan sangsi hukum apabila merusak fasilitas perkeretaapian dengan materi yang mudah dipahami oleh siswa, seperti:
-
“Hati-Hati di Perlintasan! Tengok Kanan – Kiri Sebelum Melintas”
-
“Lihat, Dengar, dan Patuhi Rambu di Perlintasan Sebidang”
-
Tidak merusak barang-barang milik PT KAI
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa lebih peduli dan berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, serta memahami bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, operator kereta api, dan diri sendiri.
Pada akhir kegiatan PT KAI memberi bantuan berupa bola voli, bola sepak, raket badminton masing-masing 2 dan sebuah net voli sebagai motivasi pada anak untuk lebih giat belajar dan ikut peduli terhadap keselamatan perjalanan kereta api demi menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi semua pihak.
