- Simulasi TKA Erlangga Periode 2 Tahun 2026 Berjalan Lancar, Siswa SMP Negeri 9 Purworejo Semakin Siap Hadapi Ujian
- Langkah Maju SDN 1 Cepedak Try Out TKA Berbasis Digital Bersama Erlangga Tingkatkan Kesiapan Siswa
- SILATURAHMI DAN PENYERAHAN RUANG SEKRETARIAT DEWAN PENDIDIKAN OLEH KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
- Dalam Rangka Memperingati Hari Film Nasional 2026, Komite Film Dewan Kesenian Purworejo Gelar Purworejo BerSINEMA
- Hangatnya Hari Pertama Masuk Sekolah Pasca Hari Raya 1447 H Tahun 2026 di SDN 1 Cepedak
- Kepala Dindikbud buka Gelar Budaya Kesenian Desa Mayungsari
- KEGIATAN PERCEPATAN INPUT SIMDA BMD DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN GUNA PEMENUHAN LKD (LKD) PEMERINTAH DAERAH
- Pesantren Kilat di SMP Negeri 13 Purworejo tahun ini berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan
- Keluarga besar Dindikbud ikuti pembinaan pegawai sembari halal bi halal
- Pesantren Ramadan SMP Negeri 32 Purworejo Gandeng KUA Dan IPNU-IPPNU Kecamatan Kemiri
Belajar Bersama di Museum Tosan Aji Makna dan Penggunaan Busana Jawa

Rabu, 14 Mei 2025 – Museum Tosan Aji Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo mengadakan Belajar Bersama di Museum “Sewon Sinareng” (Selasa Kliwon Sinau Bareng) dengan tema Makna dan Penggunaan Busana Jawa di Museum Tosan Aji Kabupaten Purworejo.
Menghadirkan Narasumber dari Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo Ibu Sri Susilowati, S.E. dan Bapak Slamet (Panata Rias dan Busana Kabupaten Purworejo) kegiatan belajar bersama di museum diikuti oleh Komunitas Budaya Kabupaten Purworejo.
Kabid Kebudayaan DINDIKBUD Kabupaten Purworejo, Ibu Dyah Woro Setyaningsih, S.Sos., M.M pada sambutanya, “Di Kabupaten Purworejo sebagai bagian dari Jawa Tengah penggunaan busana Jawa juga cukup umum, khususnya pada acara-acara budaya dan formal. Penggunaan busana Jawa di Purworejo mencerminkan upaya untuk melestarikan dan mempertahankan budaya Jawa yang kaya”.
“Busana Jawa tidak hanya sekadar pakaian, tetapi juga memiliki makna dan filosofi yang mendalam. Setiap jenis busana dan motif batik memiliki makna tersendiri yang mencerminkan nilai-nilai budaya Jawa”, ujarnya.
Busana Jawa, khususnya pakaian adat, memiliki makna yang mendalam sebagai cerminan identitas, budaya, dan nilai-nilai masyarakat Jawa. Penggunaannya tidak hanya sebagai pakaian, tetapi juga sebagai simbol status sosial, kepercayaan, dan aspek kehidupan sehari-hari. Busana adat sering dikenakan dalam acara-acara penting seperti pernikahan, upacara adat, dan festival budaya untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Jawa.
Jenis dan Variasi Busana Jawa diantarnya Kebaya, Beskap, Surjan, Jarik dan Stagen dan Batik. Secara umum, busana Jawa adalah lebih dari sekadar pakaian. Ia adalah bagian integral dari budaya dan identitas masyarakat Jawa, serta mengandung makna dan filosofi yang mendalam. .
