- Meningkatkan Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Purworejo DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Gelar Pelatihan Kesenian
- KUNJUNGAN BERJIBAKU BERSAMA WAJIB MEMBACA BUKU SDN POLOMARTO KE PERPUSTAKAAN DAERAH PURWOREJO
- Team Pelaksana Hibah dari Bidang P3 monitoring ke RA Asyakal Desa Brenggong
- Konservasi Koleksi Museum Tosan Aji: Melestarikan Warisan Budaya Nusantara
- Pererat Silaturahmi, Insan Pendidikan Kaligesing Gelar Halal Bihalal \"Kembali Suci\" di Gedung KPRI
- Kepala DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Dukung Pelestarian Budaya: Hadiri Silaturahmi dan Pameran Keris Paguyuban Paseban Risangaji
- Simulasi TKA Erlangga Periode 2 Tahun 2026 Berjalan Lancar, Siswa SMP Negeri 9 Purworejo Semakin Siap Hadapi Ujian
- Langkah Maju SDN 1 Cepedak Try Out TKA Berbasis Digital Bersama Erlangga Tingkatkan Kesiapan Siswa
- SILATURAHMI DAN PENYERAHAN RUANG SEKRETARIAT DEWAN PENDIDIKAN OLEH KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
- Dalam Rangka Memperingati Hari Film Nasional 2026, Komite Film Dewan Kesenian Purworejo Gelar Purworejo BerSINEMA
IN SERVICE LEARNING 2 PEMBELAJARAN MENDALAM TAHAP I BAGI GURU DAN KEPALA SEKOLAH

In Service Learning 2 merupakan bagian dari Pelatihan Pembelajaran Mendalam yang diperuntukkan bagi Guru dan Kepala Sekolah. Pelatihan ini diadakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Tengah dimana untuk guru dan Kepala Sekolah diwilayah Kabupaten Purworejo diselenggarakan di kabupaten setempat.
In Service Learning 2 Pembelajaran Mendalam Tahap I dilaksanakan mulai Rabu, 8 Oktober 2025 sampai dengan Sabtu, 11 Oktober 2025, berada di dua tempat yaitu SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 4 Kabupaten Purworejo, kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 13.15 WIB. Peserta Pelatihan Pembelajaran Mendalam Tahap I sejumlah 265 orang terbagi dalam 3 kelas Kepala Sekolah dan 6 Kelas Guru.
Dalam pelaksanaan In Service Learning 2 Pembelajaran Mendalam Tahap I Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Bp Yudhie Agung Prihatno, S.STP.,M.M memberikan Pengarahan pada Kelas Kepala Sekolah, beliau menjelaskan terkait Pembelajaran Mendalam sudah dilakukan dalam pembelajaran di satuan Pendidikan dengan harapan target Indonesi Emas 2045, anak Indonesia lebih maju dan berdaya saing menjadi generasi yang mumpuni. Pendidikan ini sangat penting dengan pondasi karakter dan budaya yang dibangun sejak dini. Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat juga merupakan penerapan dari Pembelajaran Mendalam dengan penekanan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran kesadaran (mindful), bermakna (meaningful),dan menggembirakan (joyful) melalui olah fikir (intelektual), olah hati (etika), olah rasa (estetika) dan olahraga (kinestetik) secara holistic dan terpadu. Program-program satuan Pendidikan yang belum terbiayai, harus didukung dengan peran serta dan pemahaman dari wali murid atau masyarakat terkait, sehingga target program yang ada di satuan Pendidikan tidak harus tercapai dalam tahun tersebut.
Pembelajaran Mendalam (PM) adalah pendekatan holistik dalam Pendidikan yang berfokus pada penciptaan proses belajar yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan bukan sekedar menghafal. Pendekatan ini menekankan pengembangan berfikir kritis, pemecahan masalah, dan penerapan konsep dalam konteks nyata melalui keterlibatan aktif peserta didik dalam olah pikir, hati, rasa, dan raga secara terpadu.
Tujuan dari Pembelajaran Mendalam adalah Membantu peserta didik mengembangkan pemahaman konseptual yang kuat bukan sekedar menghafal; Meningkatkan ketrampilan berfikir kritis, kreatifitas dan kemampuan pemecahan masalah; Memupuk rasa ingin tahu, motivasi dan semangat belajar seumur hidup dan Mempersiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan masa depan yang sulit diprediksi.
