- Simulasi TKA Erlangga Periode 2 Tahun 2026 Berjalan Lancar, Siswa SMP Negeri 9 Purworejo Semakin Siap Hadapi Ujian
- Langkah Maju SDN 1 Cepedak Try Out TKA Berbasis Digital Bersama Erlangga Tingkatkan Kesiapan Siswa
- SILATURAHMI DAN PENYERAHAN RUANG SEKRETARIAT DEWAN PENDIDIKAN OLEH KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
- Dalam Rangka Memperingati Hari Film Nasional 2026, Komite Film Dewan Kesenian Purworejo Gelar Purworejo BerSINEMA
- Hangatnya Hari Pertama Masuk Sekolah Pasca Hari Raya 1447 H Tahun 2026 di SDN 1 Cepedak
- Kepala Dindikbud buka Gelar Budaya Kesenian Desa Mayungsari
- KEGIATAN PERCEPATAN INPUT SIMDA BMD DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN GUNA PEMENUHAN LKD (LKD) PEMERINTAH DAERAH
- Pesantren Kilat di SMP Negeri 13 Purworejo tahun ini berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan
- Keluarga besar Dindikbud ikuti pembinaan pegawai sembari halal bi halal
- Pesantren Ramadan SMP Negeri 32 Purworejo Gandeng KUA Dan IPNU-IPPNU Kecamatan Kemiri
PAGELARAN TARI KREASI NUSANTARA bagian dari project pelajar pancasila

Pancasila sebagai ideologi terbuka mengakibatkan nilai-nilai Pancasila selalu relevan dalam menghadapi permasalahan pada kondisi apapun, sehingga penguatan masyarakat Pancasila harus segera diselenggarakan. Penguatan masyarakat Pancasila merupakan suatu upaya untuk membentuk masyarakat yang Pancasilais dimana mereka mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan seharihari. Penguatan masyarakat Pancasila dapat dilakukan sejak dini melalui pendidikan di sekolah. Pelajar Indonesia diharapkan mampu berpartisipasi dalam pembangunan global yang berkelanjutan serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan.
Adapun dimensi-dimensi dalam Profil Pelajar Pancasila diantaranya (1) beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; (2) berkebinaan global; (3) bergotong royong; (4) mandiri; (5) bernalar kritis; serta (6) kreatif. Untuk mengakomodasi pencapaian Profil Pelajar Pancasila, Pemerintah menetapkan tema-tema utama untuk dirumuskan menjadi topik oleh satuan pendidikan sesuai dengan konteks wilayah serta karakteristik peserta didik. Salah satu tema yang dirumuskan yakni tema Kearifan Lokal. Tema tersebut dapat dikembangkan ke dalam topik sebuah projek.
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untu mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning) yang berbeda dengan pembelajaran berbasis projek dalam program intrakurikuler di dalam kelas. Projek didesain agar peserta didik dapat melakukan investigasi, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. Peserta didik belajar pada periode tertentu dan terjadwal untuk menghasilkan produk atau aksi. Berdasarkan hal tersebut maka projek pembelajaran pada tema kearifan lokal jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dapat menstimulasi peserta didik untuk terlibat dalam proses pagelaran karya seni tari kreasi nusantara dengan melakukan investigasi terhadap kearifan lokal yang ada dimasyarakat, melakukan pemecahan masalah sosial melalui kearifan lokal, serta mengambil keputusan bersama di dalam kelompok untuk menyajikan representasi kearifan lokal melalui sebuah karya pagelaran tari. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keterlibatan aktif peserta didik dalam projek penciptaan karya seni nusantara menstimulasi rasa ingin tahu yang dapat mendorong proses inkuiri melalui eksplorasi budaya dan kearifan lokal masyarakat, menemukan atau menyusun konsep dari nilai-nilai yang berlaku di masyarakat, serta merefleksikannya ke dalam sebuah ciptaan pagelaran karya tari kreasi nusantara.
Salah satu implementasi kurikulum merdeka, SMP Negeri 13 Purworejo melaksanakan aksi Pagelaran Tari Kreasi Nusantara. Kegiatan yang dilaksanakan merupakan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang kelas IX C, IX D dan IX E SMP Negeri 13 Purworejo. Projek Pagelaran Tari Kreasi Nusantara dilaksanakan tanggal 13 November 2023 sampai dengan tanggal 18 November 2023 dengan melibatkan seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 13 Purworejo serta Bapak Ibu guru sebagai fasilitator projek.
