- Tingkatkan Mutu Pendidikan Non Formal, BBPMP Jawa Tengah dan Dindikbud Purworejo Gelar Rakor Gugus Kendali Mutu
- Dindikbud Purworejo Persiapkan Pelaksanaan Paket Pekerjaan Konstruksi Tahun 2026
- Dindikbud Kab Purworejo ikut pamerkan Museum Tosan Aji di Gedung Budaya Suryani Sukoharjo
- GUGUS 3 GEBANG ADAKAN BIMTEK SPMI
- ASN DINDIKBUD HARUS DISIPLIN
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Sosialisasi Pendidikan Inklusi
- BERSAMA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI
- Siswa SMPN 19 Purworejo Kenali Potensi Lokal Lewat Kunjungan ke Bener Ekspo
- Meningkatkan keharmonisan sekolah dan warga SD N Pucungan gelar pengajian ahad pagi
- MAPSI TAHUN 2026 JENJANG SMP TINGKAT KABUPATEN PURWOREJO
Mengembangkan bakat dan kreatifitas siswa dengan melukis

Dalam rangka mengenalkan seni lukis pada anak sejak dini, mengembangkan bakat dan kreatifitas siswa, serta dalam upaya sarana promosi Pariwisata Kabupaten Purworejo, SD Negeri 1 Gintungan menggelar acara “Lomba Mewarnai, Melukis, dan Mural”. Lomba tersebut dilaksanakan di SD 1 Gintungan yang berslogan “Pelangi” (Prestasi, Empati, Luhur, Anti diskriminasi, Nasionalisme, Gotong royong, Integritas) tersebut pada hari Sabtu, 14 Agustus 2019 bekerja sama dengan Sanggar Republik Sepur (Sanggar Ruang Ekspresi Publik Seniman Purworejo) dan disponsori oleh dari Bank Jateng (BPD) dan Astra Motor (Pangen JuruTengah). Tema yang diambil untuk kegiatan ini adalah “Go Green Lingkungan Hidup Hijau”.
Adapun jenis yang dilombakan adalah mewarnai untuk Paud Formal dan Non Formal, mewarnai untuk SD kelas 1 dan 2, melukis untuk siswa SD dan SMP, serta melukis mural di dinding untuk siswa SMA, SMK, dan umum.
Lomba mewarnai untuk Paud Formal dan Non Formal diikuti oleh 55 orang peserta. Lomba mewarnai untuk kelas 1 dan 2 SD diikuti oleh 47 peserta. Lomba melukis siswa SD dan SMP diikuti oleh 69 peserta. Dan Lomba mural di dinding diikuti oleh 7 tim yang tiap tim terdiri dari 2 sampai 3 orang.
Kegiatan ini diikuti tidak hanya siswa di Kabupaten Purworejo tetapi juga diikuti oleh peserta yang berasal dari sekolah di wilayah Kabupaten Kebumen dan DIY. Begitu juga yuri yang dipercaya untuk menilai lomba ini didatangkan dari DIY dan Jakarta.
