- 16 ASN Dindikbud raih penghargaan kenaikan pangkat
- Meningkatkan Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Purworejo DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Gelar Pelatihan Kesenian
- KUNJUNGAN BERJIBAKU BERSAMA WAJIB MEMBACA BUKU SDN POLOMARTO KE PERPUSTAKAAN DAERAH PURWOREJO
- Team Pelaksana Hibah dari Bidang P3 monitoring ke RA Asyakal Desa Brenggong
- Konservasi Koleksi Museum Tosan Aji: Melestarikan Warisan Budaya Nusantara
- Pererat Silaturahmi, Insan Pendidikan Kaligesing Gelar Halal Bihalal \"Kembali Suci\" di Gedung KPRI
- Kepala DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Dukung Pelestarian Budaya: Hadiri Silaturahmi dan Pameran Keris Paguyuban Paseban Risangaji
- Simulasi TKA Erlangga Periode 2 Tahun 2026 Berjalan Lancar, Siswa SMP Negeri 9 Purworejo Semakin Siap Hadapi Ujian
- Langkah Maju SDN 1 Cepedak Try Out TKA Berbasis Digital Bersama Erlangga Tingkatkan Kesiapan Siswa
- SILATURAHMI DAN PENYERAHAN RUANG SEKRETARIAT DEWAN PENDIDIKAN OLEH KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta didik oleh bu Zani Kusuma Budi Guru SD N 1 Mranti

Pandemi covid 19 yang terjadi di seluruh penjuru dunia dan tidak terkecuali di Indonesia. Telah memberikan dampak yang cukup signifikan. Dampak yang ditimbulkan terjadi di seluruh bidang kehidupan. Bidang yang terdampak antara lain kesehatan, pembangunan, peribadatan, ekonomi, pendidikan dan masih banyak lainya. Hampir seluruh bidang tersebut sekarang mengalami perubahan dan berbenah agar pandemi tidak berakibat lebih fatal.
Dalam bidang pendidikan pandemi ini memberikan dampak dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang biasanya dilakukan dengan tatap muka, sekarang tidak lagi bisa dilakukan. Proses pembelajaran tidak mungkin untuk berhenti dan menunggu pandemi ini berakhir. Sehingga, proses pembelajaran yang awalnya dilaksanakan dengan tatap muka beralih menjadi pembelajaran daring/jarak jauh/online. Perubahan dalam proses pembelajaran perlu dipersiapkan oleh guru, peserta didik dan satuan pendidikan terkait. Guru harus menyiapkan perangkat pembelajaran online yang tentu berbeda dengan pembelajaran tatap muka. Peserta didik yang sebelumnya cukup datang ke sekolah membawa buku pelajaran, sekarang tidak bisa lagi dilakukan. Peserta didik memerlukan jaringan internet agar dapat mengikuti proses pembelajaran.
Perubahan yang terjadi, telah memaksa guru dan peserta didik untuk merubah proses pembelajaran yang selama ini dilakukan. Perubahan tentu memberikan dampak apabila kurang dipersiapkan secara matang. Oleh karena itu perlu proses pembelajaran daring membutuhkan sinergi antara guru, peserta didik dan orangtua agar proses pembelajaran daring dapat berjalan dengan optimal.
Pandemi yang telah terjadi hampir 1 tahun lamanya, membuat siswa mengalami penurunan motivasi belajar. Proses pembelajaran membuat peserta didik merasa bosan. Hal ini berakibat peserta didik menjadi kurang dalam memahai materi pelajaran yang disampaikan oleh guru. Sehingga hasil belajar juga mengalami penurunan.
