- DINDIKBUD Purworejo Ikuti Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) 2026, Ajukan Wayang Gagrak Bagelenan, Clorot, dan Sega Penek Ngandul
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Laksanakan Konsultasi dan Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Diklat Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026
- PENYERAHAN SK MUTASI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PURWOREJO
- Cetak Pembina Tersertifikasi, Kwartir Ranting Purwodadi Sukses Gelar Kursus Mahir Lanjutan 2026
- Isi Kekosongan Jabatan, 29 Kepala Sekolah SD dan SMP di Purworejo Resmi Dilantik dan Dikukuhkan
- Dindikbud Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kebijakan WFA Guru Saat Libur Semester, Langkah Implementasi Segera Dimatangkan
- Kegiatan Fun Game Meriahkan Classmeeting SDN Lubanglor
- Bukan Sekedar Ritual, Jamasan Tosan Aji dan Wayangan Jadi Identitas Masyarakat Bagelen
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Gelar PKG BK Diseminasi, Perkuat Kompetensi Guru BK melalui 7 Jurus BK Hebat
- Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Purworejo Berjalan Lancar
PC PGRI Bagelen menggelar Workshop pembelajaran Koding dan STEM sebagai kunci Pendidikan Abad -21

Bagelen, 25 Agustus 2025 PC PGRI Bagelen menggelar Workshop pembelajaran Koding dan STEM Sebagai kunci
Pendidikan Abad -21. Kecerdasan Artifisial bagi pendidik jenjang SD, SMP dan SMK. Kegiatan ini berlangsung selama
dari Pukul 08.00 sampai dengan 15.00 WIB, bertempat di Ruang Aula Korwilcambidik Kecamatan Bagelen. Peserta
yang mengikuti kegiatan tersebut 48 orang guru yang berasal dari SD, SMP dan SMK.
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo dan Ketua PGRI
Kabupaten Purworejo dan beberapa narasumber dari guru yang telah mengikuti workshop di tingkat Kabupaten
Purworejo. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setelah membuka acara juga memberikan beberapa materi
seputar pengenalan dasar pemrograman (coding) dan penerapan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran di
sekolah.
Menurut Yudhie Agung Prihatno, S.STP,MM, dalam sambutan pembukaan “Workshop ini merupakan salah satu
upaya nyata Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman guru terhadap kurikulum baru
dengan tujuan agar guru mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital”.
Pandangan ini dipertegas oleh Ketua PGRI bapak Iriyanto Gunawan yang menjelaskan bahwa “Tujuan kegiatan ini
adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya di bidang
pemrograman dan kecerdasan buatan, sehingga mereka mampu mengintegrasikan inovasi pembelajaran yang
relevan dengan perkembangan zaman. Selain itu, workshop ini diharapkan dapat mendorong peserta didik untuk
memiliki keterampilan abad 21 yang meliputi berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif”.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi teori dan praktik, termasuk pembuatan aplikasi sederhana,
pemahaman konsep AI, dan simulasi penerapan teknologi dalam kelas. Kegiatan berlangsung interaktif, di mana para
guru dapat langsung mencoba dan berdiskusi dengan narasumber.
