- Meningkatkan Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Purworejo DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Gelar Pelatihan Kesenian
- KUNJUNGAN BERJIBAKU BERSAMA WAJIB MEMBACA BUKU SDN POLOMARTO KE PERPUSTAKAAN DAERAH PURWOREJO
- Team Pelaksana Hibah dari Bidang P3 monitoring ke RA Asyakal Desa Brenggong
- Konservasi Koleksi Museum Tosan Aji: Melestarikan Warisan Budaya Nusantara
- Pererat Silaturahmi, Insan Pendidikan Kaligesing Gelar Halal Bihalal \"Kembali Suci\" di Gedung KPRI
- Kepala DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Dukung Pelestarian Budaya: Hadiri Silaturahmi dan Pameran Keris Paguyuban Paseban Risangaji
- Simulasi TKA Erlangga Periode 2 Tahun 2026 Berjalan Lancar, Siswa SMP Negeri 9 Purworejo Semakin Siap Hadapi Ujian
- Langkah Maju SDN 1 Cepedak Try Out TKA Berbasis Digital Bersama Erlangga Tingkatkan Kesiapan Siswa
- SILATURAHMI DAN PENYERAHAN RUANG SEKRETARIAT DEWAN PENDIDIKAN OLEH KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
- Dalam Rangka Memperingati Hari Film Nasional 2026, Komite Film Dewan Kesenian Purworejo Gelar Purworejo BerSINEMA
Pelatihan dini tanggap bencana di SMP N 4 Purworejo

Akhir-akhir ini negara kita seringkali dilanda bencana alam, baik dari karena ulah manusianya sendiri ataupun memang karena perjalanan usia dunia yang sudah semakin tua atau bencana alam yang murni terjadi dari pergerekan alam. Yang jadi pokok penting untuk kita dalam menghadapi bencana adalah kesiap siagaan kita. Untuk itu Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo berkerja sama dengan PMI Kabupaten Purworejo dan SMP N 4 Purworejo mengadakan kegiatan pelatihan tanggap bencana di sekolah sebagai upaya pengelanan bagaiman kesiapan masyarkat menghadapi bencana alam.
Kegiatan dilaksanakan di SMP N 4 Purworejo dan diikuti oleh seluruh guru, karyawan dan siswa yang ada. Acara pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto, S.H, MM dan penutupannya rencana akan dilakukan oleh Wabup Purworejo, Yuli Hastuti, selaku Ketua PMI Kabupaten Purworejo. Dalam sambutanya beliau menuturkan tujuan dari pelatihan tanggap bencana ini adalah supaya para peserta selalu waspada terhadap bencana, karena bencana bisa datang secara tiba-tiba dan tidak bisa direncanakan. Sehingga perlu disiasati untuk mengurangi jatuhnya korban. Banyaknya korban bencana, bukan karena bencana itu sendiri. Tapi karena ketidaktahuan dan kesiapsiagaan masyarakat sekitar dalam menghadapinya.
Dengan mengikuti pelatihan tersebut para PMR madya (SMP), punya kemampuan mandiri dalam menghadapi bencana, tak hanya di sekolah, tapi di tempat mereka tinggal, Sehingga tahu apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana.
