- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Sosialisasi Pendidikan Inklusi
- BERSAMA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI
- Siswa SMPN 19 Purworejo Kenali Potensi Lokal Lewat Kunjungan ke Bener Ekspo
- Meningkatkan keharmonisan sekolah dan warga SD N Pucungan gelar pengajian ahad pagi
- MAPSI TAHUN 2026 JENJANG SMP TINGKAT KABUPATEN PURWOREJO
- Kegiatan Bimtek Implementasi SPMI Satuan Pendidikan BOSP Kinerja Terbaik Gugus 2
- REGISTRASI ULANG KOLEKSI MUSEUM SEBAGAI UPAYA PREVENTIF
- DINDIKBUD PERSIAPKAN SP2D PAPERPLESS
- ASN Dindikbud apel mengenakan seragam Pramuka
- Dindikbud Kabupaten Purworejo Bahas Manajemen Risiko Pelaksanaan Program Kegiatan Tahun 2026 dan 2027
Pelatihan dini tanggap bencana di SMP N 4 Purworejo

Akhir-akhir ini negara kita seringkali dilanda bencana alam, baik dari karena ulah manusianya sendiri ataupun memang karena perjalanan usia dunia yang sudah semakin tua atau bencana alam yang murni terjadi dari pergerekan alam. Yang jadi pokok penting untuk kita dalam menghadapi bencana adalah kesiap siagaan kita. Untuk itu Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo berkerja sama dengan PMI Kabupaten Purworejo dan SMP N 4 Purworejo mengadakan kegiatan pelatihan tanggap bencana di sekolah sebagai upaya pengelanan bagaiman kesiapan masyarkat menghadapi bencana alam.
Kegiatan dilaksanakan di SMP N 4 Purworejo dan diikuti oleh seluruh guru, karyawan dan siswa yang ada. Acara pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto, S.H, MM dan penutupannya rencana akan dilakukan oleh Wabup Purworejo, Yuli Hastuti, selaku Ketua PMI Kabupaten Purworejo. Dalam sambutanya beliau menuturkan tujuan dari pelatihan tanggap bencana ini adalah supaya para peserta selalu waspada terhadap bencana, karena bencana bisa datang secara tiba-tiba dan tidak bisa direncanakan. Sehingga perlu disiasati untuk mengurangi jatuhnya korban. Banyaknya korban bencana, bukan karena bencana itu sendiri. Tapi karena ketidaktahuan dan kesiapsiagaan masyarakat sekitar dalam menghadapinya.
Dengan mengikuti pelatihan tersebut para PMR madya (SMP), punya kemampuan mandiri dalam menghadapi bencana, tak hanya di sekolah, tapi di tempat mereka tinggal, Sehingga tahu apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana.
