- Simulasi TKA Erlangga Periode 2 Tahun 2026 Berjalan Lancar, Siswa SMP Negeri 9 Purworejo Semakin Siap Hadapi Ujian
- Langkah Maju SDN 1 Cepedak Try Out TKA Berbasis Digital Bersama Erlangga Tingkatkan Kesiapan Siswa
- SILATURAHMI DAN PENYERAHAN RUANG SEKRETARIAT DEWAN PENDIDIKAN OLEH KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
- Dalam Rangka Memperingati Hari Film Nasional 2026, Komite Film Dewan Kesenian Purworejo Gelar Purworejo BerSINEMA
- Hangatnya Hari Pertama Masuk Sekolah Pasca Hari Raya 1447 H Tahun 2026 di SDN 1 Cepedak
- Kepala Dindikbud buka Gelar Budaya Kesenian Desa Mayungsari
- KEGIATAN PERCEPATAN INPUT SIMDA BMD DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN GUNA PEMENUHAN LKD (LKD) PEMERINTAH DAERAH
- Pesantren Kilat di SMP Negeri 13 Purworejo tahun ini berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan
- Keluarga besar Dindikbud ikuti pembinaan pegawai sembari halal bi halal
- Pesantren Ramadan SMP Negeri 32 Purworejo Gandeng KUA Dan IPNU-IPPNU Kecamatan Kemiri
Penyelarasan Implementasi Kurikulum Merdeka dan Optimalisasi Rapor Pendidikan dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) di Wilcambiddik Kec. Loano

Dalam rangka penyelarasan Implementasi Kurikulum Merdeka, Wilcambidik Kecamatan Loano menyelenggarakan KKG guru kelas 2 dan 5 pada hari Sabtu, tanggal 29 Juli 2023. Kegiatan yang berlangsung di Aula Wilcambiddik Kecamatan Loano tersebut berlangsung dari pukul 08.00 sampai pukul 12.30. Lebih dari 46 guru kelas 2 dan 5 dari berbagai sekolah dasar baik negeri maupun swasta di kecamatan Loano turut berpartisipasi dalam acara tersebut.
Acara yang diinisiasi oleh Korwilcambiddik Kecamatan Loano, Bapak Tukimin, M.Pd, bertujuan untuk membahas dan menyelaraskan langkah-langkah implementasi Kurikulum Merdeka, yang telah diadopsi oleh semua sekolah dasar di kecamatan Loano. Para peserta KKG mengikuti berbagai sesi diskusi hingga sharing pengalaman dengan antusias, hal itu guna meningkatkan pemahaman dan penerapan kurikulum Merdeka pada kelas 2 dan 5 yang baru tahun ini dilaksanakan. Bapak Tukimin, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme peserta dalam acara tersebut. Peningkatan profesionalisme Kepala sekolah dan guru diharapkan dapat memicu inovasi dan kreatifitas dalam pembelajaran. Pelaksanaan KKG di tingkat kecamatan harap segera ditularkan kembali melalui diskusi internal sekolah yang dapat berupa In House Training (IHT) maupun kegiatan lain. Beliau berharap, kolaborasi dan kerjasama antar guru dapat semakin ditingkatkan demi peningkatan mutu pendidikan di Kecamatan Loano.
Kegiatan KKG ini menghadirkan narasumber yang turut memberikan wawasan berharga bagi para guru. Bapak Temu Pulung Waluyo, S.Pd., Ibu Sri Hidayati, S.Pd., Bapak Mustiko Aji Triatmojo, S.Pd.SD, dan Ibu Pety Pujiastuti, S.Pd., berbagi pengalaman serta strategi efektif dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di kelas masing-masing. Karena kelas 2 dan 5 terbilang masih baru dalam mengimplementasikan pembelajaran Kurikulum Merdeka maka para guru saling berbagi pengalaman dan kendala dalam pengimplementasian kurikulum merdeka di sekolahnya. Para pemateri menyampaikan materi dengan komunikatif, penuh ceria dengan disertai tepukan dan menyanyi bersama yang berkaitan dengan materi. Sehingga materi yang disampaikan dapat terserap dengan baik dan membuat para guru lebih semangat untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka ini di kelasnya.
Acara KKG guru kelas 2 dan 5 ini menjadi momentum penting bagi para pendidik untuk terus mengembangkan diri dalam menyongsong era pendidikan differensiasi yang lebih inklusif dan adaptif. Diharapkan para guru mampu membawa perubahan positif dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi para siswa, dengan semangat kurikulum Merdeka ini. Penyelarasan Implementasi Kurikulum Merdeka ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kecamatan Loano. Semoga para guru dapat terus bersinergi dan memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan.
