- Technical Meeting Festival Hadroh Kabupaten Purworejo 2026
- Forum OPD Dindikbud bertema Penguatan Infrastruktur Berbasis Lingkungan sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Daerah
- VERIFIKASI BANTUAN HIBAH BIDANG PENGELOLAAN DAN PERIZINAN PENDIDIKAN TAHUN 2026
- PEMBINAAN PPPK PARUH WAKTU DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PURWOREJO
- Penutupan Diklat YAYASAN ISHK TOLARAM
- Grup Karawitan Laras Mudha Manuhara SMP Negeri 4 Purworejo Pukau Penonton di Pendopo Kabupaten
- EVALUASI BOSP 2025 DAN SOSIALISASI BOSP 2026
- Supervisi Pengawas Pendidikan di SMP Negeri 22 Purworejo Dukung Peningkatan Mutu Pembelajaran
- Kunjungan Penasehat Menteri Bidang Pelestarian Sejarah dan Pengembanhan Budaya Kemaritiman di Museum Tosan Aji
- Aula Wilcambidik Bruno Menjadi Tempat Persiapan Lomba Pramuka Garuda
Rehab bangunan sekolah DAK masuk 100%

Salah satu indikator kualitas mutu pendidikan adalah tersedianya sarana prasarana yang layak untuk kegiatan belajar mengajar. Untuk itu Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayan yang optimal kepada lembaga untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan lembaga, salah satunya adalah memberikan bantuan untuk merenovasi atau rehabilitasi bangunan sarana belajar yang statusnya rusak sedang dan berat. Akan tetapi karena keterbatasan anggaran yang ada pada pemerintah daerah belum mampu mengakomodir langsung dalam satu tahun anggaran untuk menanggulangi kerusakan seluruh satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Purworejo. Sehingga kegiatan bantuan rehabilatasi gedung bangunan bagi sekolah akan dilaksanakan setiap tahunya.
Ditahun 2019 ini Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo mengalokasikan sebesar 168 ruang yang terdapat pada jenjang PAUD, SD dan SMP. Kegiatan yang terselenggara berupa rehab ruang kelas, ruang guru, sanitasi dan perpustakaan. Kegiatan tersebut masuk dalam anggaran APBD Murni yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun 2019. Sampai dengan saat ini progres pengerjaan rehabilitasi bangunan yang ada disatuan pendidikan tersebut terlah mencapai 95% artinya sudah tinggal tahap finishing bahkan beberapa sekolah juga sudah 100%. Dengan adanya kegiatan bantuan rehab sarana prasarana ini proses belajar mengajar lebih nyaman, aman dan lancar serta mampu meningkatkan kualitas mutu pendidikannya.
