- Pemetaan Sekolah SD Sebomenggalan dan ProSN
- Pegiat budaya dan dindikbud belajar integrasi manajemen pengelolaan budaya sekolah
- Persiapan OSN-K, KKKS Wilcambidik Purwodadi Gelar Bedah Kisi Kisi OSN Selama Dua Hari
- Pemeliharaan Gedung Kantor Korwilcam bidik perlu diperhatikan
- Pembukaan O2SN Kabupaten Purworejo 2026 Berlangsung Meriah di GOR Sarwo Edhi Wibowo
- O2SN 2026 Kabupaten Purworejo Resmi Dimulai Jadi Ajang Pengembangan Prestasi dan Sportivitas Siswa
- Ceria Bersama SD Negeri 1 Maron dalam Lomba Mewarnai dan SPMB 2026
- PELATIHAN MATEMATIKA GEMBIRA BAGI GURU TK BERSERTIFIKASI
- Sosialisasi SPMB Jenjang SD Wilayah Kemiri, Pituruh, dan Bruno Digelar di SD Negeri Kemiri
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Siapkan Pelayanan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027
salah satu sekolah di purworejo galakkan KANTIN SEHAT BEBAS PLASTIK

Kantin sekolah menjadi sumber utama menumpuknya sampah plastik di sekolah. Salah satu upaya yang kami lakukan untuk mengurangi sampah plastik yaitu dengan menerapkan "KANTIN SEHAT BEBAS PLASTIK". Yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah sampah plastik yaitu dengan mengurangi penggunaan plastik dan menggunakan bahan alternatif untuk kemasan makanan, kado, dan kantong belanja. Langkah ini yang harus kami terapkan di sekolah, khususnya pada kantin sekolah.
Kantin Sehat sebagai salah satu komponen penunjang dalam mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan telah melakukan berbagai upaya, diaantaranya:
1. Sosialisasi makanan sehat kepada para pedagang.
2. Sosialisasi kebersihan kepada para pedagang. Selain memberikan penyuluhan tentang makanan sehat, pedagang diimbau untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta cara penyajian.
3. Sosialisasi kepada siswa tenteng tata cara perilaku saat makan, setelah makan, dan adab sopan makan.
Awalnya memang cukup sulit untuk menerapkan sekolah bebas sampah plastik, namun dengan kesadaran dan persetujuan para pedagang, akhirnya langkah kami dapat terwujud. Kini jajanan yang tersaji di kantin sekolah kami benar-benar bebas plastik. Semua makanan yang dijual terbuat dari bahan alami dengan bungkus yang dapat di daur ulang. Tentunya juga jauh lebih sehat dan tidak berbahaya bagi anak.
Kesimpulan :
Kantin yang sehat dapat menunjang kesehatan, gizi, dan pertumbuhan siswa. Selain itu, kantin sehat juga dapat membantu siswa membentuk kebiasaan hidup sehat dan peduli lingkungan.
saran/ himbauan :
Semoga upaya mewujudkan perilaku hidup sehat dan peduli lingkunan melalui upaya “Kantin Sehat Bebas Plastik” pada sekolah kami dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya.
