- DINDIKBUD IKUTI PENTAS DALANG CILIK PEPADI PURWOREJO
- TK Kartini Karangrejo gelar Persiapan Revitalisasi
- Dindikbud Purworejo Gelar Sosialisasi SPMB Jenjang SMP Tahun 2026
- Tim EGov Dindikbud Purworejo terima Evaluasi Inovasi Daerah
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Hadiri Launching Insersi Pendidikan Perkoperasian
- Dikbud Purworejo ikuti Program Pelatihan BK yang digelar oleh BBGTK Karanganyar
- OJT Perkuat Kompetensi Bahasa Inggris dan Strategi Pembelajaran Guru SD
- Dindikbud Purworejo Tekankan Pentingnya Komunikasi dan Koordinasi dalam Optimalisasi Pelayanan
- Dindikbud Purworejo berpartisipasi mempercepat penanggulangan kemiskinan di wilayah Jawa Tengah
- Pemetaan Sekolah SD Sebomenggalan dan ProSN
Sebelum Pandemi KINERJA KEPALA SD di Evaluasi
Kinerja KS SD

Evaluasi Kinerja Kepala SD Tahap II Tahun 2020 di lingkungan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo berjumlah 58 orang Kepala Sekolah untuk masa periode I dan II.
Sesuai dengan Surat Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo Nomor : 084/202/2020 tanggal 12 Maret 2020 tentang pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah jenjang SD, dibagi menjadi 3 tim yang terdiri dari unsur Jabatan Struktural dan Fungsional (Pengawas TK/SD), yaitu Ketua, Anggota (3 orang) dan Sekretariat.
Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) merupakan proses penilaian terhadap Kepala Sekolah melalui proses pengumpulan informasi, data, dan fakta otentik tentang kapasitas kepala sekolah dalam memenuhi standar pada tiap unsur pelaksanaan tugas dan fungsinya.
Ada beberapa tugas yang dibebankan kepada Kepala Sekolah menyangkut 5 (lima) kompetensi dasar, diantaranya:
(1) Kepribadian; (2) Manajerial; (3) Kewirausahaan; (4) Supervisi; (5) Sosial.
Tim penilai melakukan interview dan memeriksa bukti fisik instrumen serta dokumen penunjang PKKS yang telah dipersiapkan.
Kegiatan ini merupakan salah satu strategi pembinaan untuk menjaga profesionalitas Kepala Sekolah dalam melaksanakan tugas sebagai pimpinan, yang nantinya akan bertujuan kepada pembinaan karir, peningkatan kompetensi dan penjamin mutu pada sekolah yang dipimpin.
Fokus utama adalah bagaimana meningkatkan kemampuan professional Kepala Sekolah secara terencana melalui proses perbaikan mutu secara berkelanjutan. Oleh karena itu, perkembangan mutu perlu dipetakan secara berkala sehingga terwujud profil Kepala Sekolah berbasis data hasil pengukuran.
