- Rapat Koordinasi Pendataan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Digelar di Dindikbud Purworejo
- DISBUDPAREKRAF Provinsi Jawa Tengah Lakukan Pemetaan Potensi CB dan ODCB di Kabupaten Purworejo
- DINDIKBU RAIH BERLIMPAH HADIAH HASIL DARI LOMBA FUN GAMES
- Dikbud dapat peringkat 2 dalam lomba FUNGAME kemerdekaaan lintas OPD
- Seminar Nasional How to Be a Great Teacher Tekankan Guru sebagai Inspirator dan Pembentuk Karakter
- Dindikbud Purworejo Gelar Sosialisasi Hasil Penetapan Cagar Budaya Tahun 2026
- Apel pagi diikuti oleh Semua ASN Dindikbud pengawas korwilcambidik dan penilik sekolah
- SMPN 1 Purworejo Wakili Kabupaten Purworejo di LCCM Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026
- Sekretaris Dindikbud Purworejo Buka Sosialisasi Dapodik Tahun Ajaran 2026/2027 Jenjang PAUD, SD, dan SMP
- PERINGATI HARI ANAK NASIONAL, SDN PURWOREJO DAN SDN KEMIRI LOR BELAJAR SAMBIL BERMAIN DI MUSEUM TOSAN AJI
250 Peserta hadiri Seminar SPMB 2026 di Gedung Kesenian

Purworejo, Rabu 13 Mei 2026 — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo menggelar Seminar Sosialisasi SPMB 2026 yang bertempat di Gedung Kesenian WR Soepratman, Purworejo. Kegiatan ini dihadiri sekitar 250 peserta yang berasal dari sekolah dasar se-Kabupaten Purworejo.
Seminar ini diselenggarakan sebagai upaya memberikan pemahaman terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026, termasuk penggunaan aplikasi pendukung dalam proses pelaksanaannya. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal hingga akhir acara.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Bapak Sigit Supriyanto, S.E., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pemahaman bersama mengenai mekanisme SPMB agar pelaksanaan penerimaan murid baru dapat berjalan tertib, transparan, dan akuntabel.
“Melalui seminar ini diharapkan seluruh peserta dapat memahami alur dan penggunaan aplikasi SPMB secara baik sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap beliau.
Sebagai narasumber utama, hadir Tim BTU selaku pengembang aplikasi SPMB. Dalam pemaparannya, tim menjelaskan berbagai fitur aplikasi, tata cara pengoperasian, hingga solusi terhadap kendala yang kemungkinan terjadi selama proses penerimaan peserta didik baru berlangsung.
Selain sesi materi, seminar juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber. Banyak peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi teknis terkait implementasi aplikasi SPMB di sekolah masing-masing.
Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan seluruh sekolah dasar di Kabupaten Purworejo semakin siap dalam menghadapi pelaksanaan SPMB 2026 secara efektif dan terintegrasi.
