- Rapat Koordinasi Pendataan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Digelar di Dindikbud Purworejo
- DISBUDPAREKRAF Provinsi Jawa Tengah Lakukan Pemetaan Potensi CB dan ODCB di Kabupaten Purworejo
- DINDIKBU RAIH BERLIMPAH HADIAH HASIL DARI LOMBA FUN GAMES
- Dikbud dapat peringkat 2 dalam lomba FUNGAME kemerdekaaan lintas OPD
- Seminar Nasional How to Be a Great Teacher Tekankan Guru sebagai Inspirator dan Pembentuk Karakter
- Dindikbud Purworejo Gelar Sosialisasi Hasil Penetapan Cagar Budaya Tahun 2026
- Apel pagi diikuti oleh Semua ASN Dindikbud pengawas korwilcambidik dan penilik sekolah
- SMPN 1 Purworejo Wakili Kabupaten Purworejo di LCCM Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026
- Sekretaris Dindikbud Purworejo Buka Sosialisasi Dapodik Tahun Ajaran 2026/2027 Jenjang PAUD, SD, dan SMP
- PERINGATI HARI ANAK NASIONAL, SDN PURWOREJO DAN SDN KEMIRI LOR BELAJAR SAMBIL BERMAIN DI MUSEUM TOSAN AJI
DINDIKBUD IKUTI PENTAS DALANG CILIK PEPADI PURWOREJO

Purworejo, 6 Juni 2026 – PEPADI Kabupaten Purworejo sukses menggelar Pagelaran Wayang Kulit Pentas Dalang Cilik Kabupaten Purworejo pada Sabtu, 6 Juni 2026. Acara berlangsung di Desa Pakisrejo, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo.
pagelaran ini menjadi panggung apresiasi bagi generasi muda untuk menampilkan kemampuan mendalang. PEPADI Korwil Banyuurip-Bayan, Desa Pakisrejo, Banyuurip, menghadirkan 4 dalang cilik dan 3 dalang dewasa yang tampil secara bergiliran.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, S.STP., MM setelah menyampaikan sambutannya didampingi oleh Camat Banyuurip dan Camat Bayan menyerahkan tokoh wayang kepada para dalang cilik
Pentas ini menampilkan berbagai kekayaan seni pewayangan mulai dari suluk, goro-goro, janturan, hingga lakon pilihan. Kehadiran dalang cilik menjadi bukti nyata bahwa seni Wayang Kulit tetap diminati dan terus diwariskan kepada generasi penerus.
Kabid Kebudayaan Dindikbud Kabupaten Purworejo, Agung Setiono, S.E., M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya Jawa sejak usia dini. “Kami ingin anak-anak tidak hanya jadi penonton, tapi juga pelaku pelestari budaya. Dari panggung kecil di Pakisrejo ini, semoga lahir dalang-dalang besar masa depan,” ujarnya.
Pagelaran ini disambut antusias warga Desa Pakisrejo dan sekitarnya. Ratusan penonton memadati lokasi acara untuk mendukung dan mengapresiasi bakat dalang cilik kebanggaan Purworejo.
PEPADI Kabupaten Purworejo berharap kegiatan serupa dapat terus rutin dilaksanakan sebagai upaya nyata melestarikan Wayang Kulit sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO.
