- Cetak Pembina Tersertifikasi, Kwartir Ranting Purwodadi Sukses Gelar Kursus Mahir Lanjutan 2026
- Isi Kekosongan Jabatan, 29 Kepala Sekolah SD dan SMP di Purworejo Resmi Dilantik dan Dikukuhkan
- Dindikbud Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kebijakan WFA Guru Saat Libur Semester, Langkah Implementasi Segera Dimatangkan
- Kegiatan Fun Game Meriahkan Classmeeting SDN Lubanglor
- Bukan Sekedar Ritual, Jamasan Tosan Aji dan Wayangan Jadi Identitas Masyarakat Bagelen
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Gelar PKG BK Diseminasi, Perkuat Kompetensi Guru BK melalui 7 Jurus BK Hebat
- Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Purworejo Berjalan Lancar
- Peluang WFA bagi Guru ASN Mulai Dikaji, Disdikbud Purworejo Lakukan Koordinasi Lintas Instansi
- PERTEMUAN DISKUSI SIMPEN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DINDIKBUD DENGAN TIM FAK GEOGRAFI UGM YOGYAKARTA
- TEATER PELAJAR TAMPILKAN KARYA SUMANANG TIRTA SUDJANA DI FESTIVAL TEATER PELAJAR KABUPATEN PURWOREJO
Dindikbud Purworejo Ikuti Rakornas Penyelenggaraan Program Sekolah Terintegrasi

Purworejo, 12 Maret 2026 — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) antara pemerintah pusat dan daerah terkait penyelenggaraan Program Sekolah Terintegrasi pada Kamis (12/3). Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat B Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo.
Rakornas tersebut menjadi forum koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam rangka membahas rencana pelaksanaan Program Sekolah Terintegrasi yang akan mulai dikembangkan pada tahun 2026. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui pengelolaan sekolah yang terintegrasi dan lebih efektif.
Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta untuk mengidentifikasi serta mengusulkan lokasi yang memiliki potensi untuk pengembangan Sekolah Terintegrasi di wilayah masing-masing. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengusulkan potensi dua lokasi yang dinilai memenuhi kriteria untuk penyelenggaraan program tersebut.
Usulan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan model sekolah yang terintegrasi.
Melalui Rakornas ini diharapkan terjalin koordinasi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah sehingga implementasi Program Sekolah Terintegrasi dapat berjalan secara optimal serta memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
