- Rapat Koordinasi Pendataan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Digelar di Dindikbud Purworejo
- DISBUDPAREKRAF Provinsi Jawa Tengah Lakukan Pemetaan Potensi CB dan ODCB di Kabupaten Purworejo
- DINDIKBU RAIH BERLIMPAH HADIAH HASIL DARI LOMBA FUN GAMES
- Dikbud dapat peringkat 2 dalam lomba FUNGAME kemerdekaaan lintas OPD
- Seminar Nasional How to Be a Great Teacher Tekankan Guru sebagai Inspirator dan Pembentuk Karakter
- Dindikbud Purworejo Gelar Sosialisasi Hasil Penetapan Cagar Budaya Tahun 2026
- Apel pagi diikuti oleh Semua ASN Dindikbud pengawas korwilcambidik dan penilik sekolah
- SMPN 1 Purworejo Wakili Kabupaten Purworejo di LCCM Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026
- Sekretaris Dindikbud Purworejo Buka Sosialisasi Dapodik Tahun Ajaran 2026/2027 Jenjang PAUD, SD, dan SMP
- PERINGATI HARI ANAK NASIONAL, SDN PURWOREJO DAN SDN KEMIRI LOR BELAJAR SAMBIL BERMAIN DI MUSEUM TOSAN AJI
E-RAPBS untuk 2020 disosialisasikan ke sekolah
Erapbs

Perencanaan Anggaran dalam Satuan Pendidikan Anggaran (Budget) merupakan suatu rencana Anggaran (Budget)yang disusun secara sistematis, yang meliputi seluruh kegiatan lembaga, yang dinyatakan dalam satuan keuangan (unit moneter), dan berlaku untuk jangka waktu yang akan datang.
Seperti kegiatan hari Jumat, tanggal 1 Nopember 2019 Dinas Dikpora melaksanakan sosialisasi lanjutan untuk E-RAPBS. Sosialisasi ini dilaksanakan 5 hari dan dilaksanakan secara bergantian hari pertama untuk seluruh SMP dan hari berikutnya untuk SD se kabupaten Purworejo. E-APBS ini merupakan pengembangan dari E-RAPBS sebelumnya yang di sosialisaikan tahun 2018. Pengembangan E-RAPBS ini untuk perubahan anggaran yang terjadi si sekolah dan pelaporannya. Sehingga diharapkan lengkap E-RAPBS yang di sampaikan saat ini.
Aplikasi ini sangat baik untuk menciptakan transparansi dan akuntabilitas, sehingga bila mana masih terdapat kekurang perlu adanya penambahan fasilitas fasilitas lanjutan. Untuk mengelola pendapatan, anggaran dan belanjanya sesuai kebutuhan masing-masing sekolah dengan aplikasi ini sangat memudahkan untuk membuatnya. Sehingga setiap data yang terinput bisa langsung dilihat dan dikoreksi apabila terjadi kekeliruan. Hal ini juga sangat bermanfaat untuk pengendalian. Demikian seperti yang disampaikan Kasubag PEP dan Narasumber. Harapannya adalah seluruh satuan pendidikan wajib menggunakan aplikasi ini.
