- PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA 1 OKTOBER 2026 PEGAWAI DINDIKBUD SEBAGAI PETUGAS UPACARA
- Penguatan Pembelajaran Mendalam bagi Kepala dan Guru PAUD Kabupaten Purworejo
- Senin pagi apel mingguan pegawai dindikbud dilaksanakan
- KEGIATAN BELAJAR BERSAMA MUSEUM PELATIHAN SENI MACAPAT
- SMP Negeri 36 Purworejo gelar peringatan maulud Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah
- MAPSI 2026 tingkat kabupaten purworejo digelar
- DINDIKBUD Berpartisipasi dalam Kegiatan Baksos dan Resik-resik Goa Seplawan
- Tingkatkan Mutu Pendidikan Non Formal, BBPMP Jawa Tengah dan Dindikbud Purworejo Gelar Rakor Gugus Kendali Mutu
- Dindikbud Purworejo Persiapkan Pelaksanaan Paket Pekerjaan Konstruksi Tahun 2026
- Dindikbud Kab Purworejo ikut pamerkan Museum Tosan Aji di Gedung Budaya Suryani Sukoharjo
E-RAPBS untuk 2020 disosialisasikan ke sekolah
Erapbs

Perencanaan Anggaran dalam Satuan Pendidikan Anggaran (Budget) merupakan suatu rencana Anggaran (Budget)yang disusun secara sistematis, yang meliputi seluruh kegiatan lembaga, yang dinyatakan dalam satuan keuangan (unit moneter), dan berlaku untuk jangka waktu yang akan datang.
Seperti kegiatan hari Jumat, tanggal 1 Nopember 2019 Dinas Dikpora melaksanakan sosialisasi lanjutan untuk E-RAPBS. Sosialisasi ini dilaksanakan 5 hari dan dilaksanakan secara bergantian hari pertama untuk seluruh SMP dan hari berikutnya untuk SD se kabupaten Purworejo. E-APBS ini merupakan pengembangan dari E-RAPBS sebelumnya yang di sosialisaikan tahun 2018. Pengembangan E-RAPBS ini untuk perubahan anggaran yang terjadi si sekolah dan pelaporannya. Sehingga diharapkan lengkap E-RAPBS yang di sampaikan saat ini.
Aplikasi ini sangat baik untuk menciptakan transparansi dan akuntabilitas, sehingga bila mana masih terdapat kekurang perlu adanya penambahan fasilitas fasilitas lanjutan. Untuk mengelola pendapatan, anggaran dan belanjanya sesuai kebutuhan masing-masing sekolah dengan aplikasi ini sangat memudahkan untuk membuatnya. Sehingga setiap data yang terinput bisa langsung dilihat dan dikoreksi apabila terjadi kekeliruan. Hal ini juga sangat bermanfaat untuk pengendalian. Demikian seperti yang disampaikan Kasubag PEP dan Narasumber. Harapannya adalah seluruh satuan pendidikan wajib menggunakan aplikasi ini.
