- Meningkatkan Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Purworejo DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Gelar Pelatihan Kesenian
- KUNJUNGAN BERJIBAKU BERSAMA WAJIB MEMBACA BUKU SDN POLOMARTO KE PERPUSTAKAAN DAERAH PURWOREJO
- Team Pelaksana Hibah dari Bidang P3 monitoring ke RA Asyakal Desa Brenggong
- Konservasi Koleksi Museum Tosan Aji: Melestarikan Warisan Budaya Nusantara
- Pererat Silaturahmi, Insan Pendidikan Kaligesing Gelar Halal Bihalal \"Kembali Suci\" di Gedung KPRI
- Kepala DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Dukung Pelestarian Budaya: Hadiri Silaturahmi dan Pameran Keris Paguyuban Paseban Risangaji
- Simulasi TKA Erlangga Periode 2 Tahun 2026 Berjalan Lancar, Siswa SMP Negeri 9 Purworejo Semakin Siap Hadapi Ujian
- Langkah Maju SDN 1 Cepedak Try Out TKA Berbasis Digital Bersama Erlangga Tingkatkan Kesiapan Siswa
- SILATURAHMI DAN PENYERAHAN RUANG SEKRETARIAT DEWAN PENDIDIKAN OLEH KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
- Dalam Rangka Memperingati Hari Film Nasional 2026, Komite Film Dewan Kesenian Purworejo Gelar Purworejo BerSINEMA
Kebijakan Merdeka Belajar isue terkini yang patut dicermati

Pada hasi Senin, 27 Desember 2021, Seksi Kurikulum dan Pengembangan Siswa SD Kabupaten Purworejo mengadakan rapat evaluasi tentang pelaksanaan kegiatan sekaligus penyampaian isue-isue strategis tentang pendidikan. Ada 6 kegiatan yang dilaksanakan di Seksi Kururulum dan Pengembangan Siswa SD, yaitu Pengelolaan BOS, Pengelolaan PIP, Pembinaan Anak Beriman, Pemberian Hibah BOS kepada SD dan MI Swasta, Pelaksanaan FLS2N, dan Pelaksanaan Festifal Bahasa Ibu. Semuanya telah berjalan dengan lancar, sesuai dengan perencanaan.
Ada dua isue strategis yang diangkat pada rapat tersebut, yaitu Kebijakan Merdeka Belajar dan Pengelolaan BOS. Sebagai implementasi Merdeka Belajar, pemerintah akan memberi keleluasaan bagi sekolah untuk menggunakan kurikulum yang sesuai. Ada empat alternatif kurikulum, yang akan dilaksanakan, yaitu: melaksanakan kurikulum 2013 secara murni, melaksanakan kurikulum darurat. melaksanakan kurikulum mandiri, ataupun melaksanakan kurikulum paradigma baru
Kurikulum paradgima baru adalah kurikulum yang disederhanakan, disampaikan secara tematik, dan menekankan pada pembentukan karakter. Kurikulum Paradigma Baru yamg saat ini berupa prototipe dan dilaksanakan di Sekolah Penggerak diharapkan membentuk Profil Pelajar Pancasila. Ada enan komponen dari Profil Pemuda Pancasila, yaitu beriman dan bertakwa taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berkebinekaan global, Bergotong royong, kreatif, bernalar kritis, dan mandiri
Pencairan BOS Tahun 2021 sudah selsai dilaksanakan dengan menyisakan 6 sekolah. Dengan kondisi seperti ini dimohon agar para Pengawas SD mendampingi sekolah lebih maksimal.
Ada beberapa hal yang harus mendapat perhatian, antara lain
1. Belum semua sekolah membentuk tim BOS sekolah.
2. Pajak belum di pungut dan disetorkan sesuai yang berlaku
3. Dokumen perencanaan pengadaan barang dan jasa belum di buat.
4. Pelaksana pengadaan barang dan jasa perlu ditunjuk dengan SK kepsek.
5. Ada yang belanja diluar prioritas,contoh beli kulkas,ada yang membuat pagar
6. Ada SPJ yang belum didukung dengan bukti pengeluaran yang sah.
