- Cetak Pembina Tersertifikasi, Kwartir Ranting Purwodadi Sukses Gelar Kursus Mahir Lanjutan 2026
- Isi Kekosongan Jabatan, 29 Kepala Sekolah SD dan SMP di Purworejo Resmi Dilantik dan Dikukuhkan
- Dindikbud Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kebijakan WFA Guru Saat Libur Semester, Langkah Implementasi Segera Dimatangkan
- Kegiatan Fun Game Meriahkan Classmeeting SDN Lubanglor
- Bukan Sekedar Ritual, Jamasan Tosan Aji dan Wayangan Jadi Identitas Masyarakat Bagelen
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Gelar PKG BK Diseminasi, Perkuat Kompetensi Guru BK melalui 7 Jurus BK Hebat
- Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Purworejo Berjalan Lancar
- Peluang WFA bagi Guru ASN Mulai Dikaji, Disdikbud Purworejo Lakukan Koordinasi Lintas Instansi
- PERTEMUAN DISKUSI SIMPEN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DINDIKBUD DENGAN TIM FAK GEOGRAFI UGM YOGYAKARTA
- TEATER PELAJAR TAMPILKAN KARYA SUMANANG TIRTA SUDJANA DI FESTIVAL TEATER PELAJAR KABUPATEN PURWOREJO
Kepala DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Dukung Pelestarian Budaya: Hadiri Silaturahmi dan Pameran Keris Paguyuban Paseban Risangaji

Purworejo, 5 April 2026 - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, S.STP.,MM menghadiri acara Silaturahmi dan Pameran Keris yang diselenggarakan oleh Paguyuban Paseban Risangaji di Gedung PLUT, Borokulon, Purworejo. Bertujuan melestarikan warisan budaya Nusantara, khususnya keris yang merupakakan identitas dan jati diri bangsa, acara ini sebagai sarana edukasi dan apresiasi seni.
Bertema Rumeksa Ing Bilah, Nyawijii Ing Langkah, Hamemayu Hayuning Budaya Bangsa, acara ini juga dihadiri dari DINPORAPAR, DINPUSIP, DINKUKMP, Pengurus dan anggota Paseban Risangaji, Tokoh dan Budayawan Kabupaten Purworejo, Ketua Paguyuban Brajabumi Kebumen dan Pademen Tosan dari Purbalingga.
Dalam sambutannya, Yudi Agung Prihatno, S.STP., MM mengapresiasi peran Paguyuban Paseban Risangaji yang telah berkontribusi aktif dalam memajukan dan melestarikan budaya daerah."Keris adalah warisan budaya yang sangat berharga bagi kita. Kami mendukung upaya Paguyuban Paseban Risangaji dalam melestarikan dan mempromosikan keris sebagai bagian dari identitas budaya kita," ujar Yudhie Agung.
Pameran keris ini menampilkan ratusan koleksi keris Nusantara dengan berbagai corak pamor dan dapur, menjadi bukti kekayaan budaya leluhur yang masih terjaga hingga kini. Acara ini juga dihadiri oleh para kolektor, budayawan, dan pecinta keris dari berbagai daerah. Selain sebagai sarana edukasi dan apresiasi seni, kegiatan ini juga menghadirkan bursa keris yang memfasilitasi pertemuan antar kolektor untuk bertransaksi maupun bertukar pikiran.
Ketua Paguyuban Paseban Risang Aji, Wagino Dwijo Hadinegoro, menyampaikan sambutan dan rasa terima kasih atas antusiasme masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang pertemuan biasa, melainkan upaya nyata untuk melestarikan warisan budaya bangsa.
"Keris adalah identitas dan jati diri kita. Melalui silaturahmi dan pameran ini, kami berharap nilai filosofis dan sejarah keris dapat terus dikenal oleh generasi muda," ujar Wagino Dwijo Hadinegoro.
Hari Sukoco selaku Kepala PLUT menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian budaya yang dilakukan oleh paguyuban, serta berharap Gedung PLUT dapat terus menjadi wadah produktif bagi kegiatan positif.
Suasana acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Pengunjung tampak antusias mengamati setiap koleksi yang dipajang, sambil berdiskusi mengenai keunikan dan nilai historis masing-masing keris. Kegiatan ini diharapkan dapat semakin menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap budaya asli Indonesia.
