- Kegiatan kokurikuler Mandiri Pangan dengan materi Kreasi dan Menghias Taman Boga Kelas
- Dindikbud Kabupaten Purworejo Terima Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Cilacap
- ASN Dindikbud tekankan Perkuat Disiplin Profesionalisme dan Sinergi Kerja
- Dindikbud Purworejo Gelar Pembinaan Pegawai Perkuat Profesionalisme dan Nilai Keteladanan
- KADINDIKBUD HIMBAU ASN UNTUK TERTIB EKINERJA
- Sosialisasi Dapodik jenjang SMP sekabupaten purworejo penutup kegiatan yang berlangsung sebulan
- Semarakan HUT ke 81 Kemerdekaan RI Dindikbud Kabupaten Purworejo Gelar Jalan Santai
- APEL ISTIMEWA PERSIAPAN TUGAS PANITIA KARNAVAL DINDIKBUD
- Sosialisasi Dapodik percepat pemutakhiran menjelang cut off
- Karnaval ke 2 HUT ke-81 RI tahun 2026 kabupaten Purworejo Sukses Digelar
Kegiatan kokurikuler Mandiri Pangan dengan materi Kreasi dan Menghias Taman Boga Kelas

Pada Jumat, 11 September 2026, siswa kelas VIII SMP Negeri 23 Purworejo melaksanakan kegiatan kokurikuler Mandiri Pangan dengan materi Kreasi dan Menghias Taman Boga Kelas. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pembelajaran berbasis proyek atau Project Based Learning (PJBL) dengan tema “Sekolah Mandiri Pangan”. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk menata, memperindah, dan mengembangkan Taman Boga di lingkungan kelas agar menjadi tempat yang menarik, nyaman, serta dapat mendukung pemanfaatan lahan untuk tanaman pangan.
Dalam pelaksanaannya, siswa bekerja sama antarkelompok di kelas dengan memanfaatkan berbagai barang bekas yang masih layak digunakan. Barang-barang tersebut dikreasikan menjadi pot tanaman, hiasan, rak tanaman, taman vertikal, pagar mini, maupun berbagai bentuk kreasi lainnya. Siswa menunjukkan kreativitas dalam menentukan desain, memilih bahan, menghias, serta menata hasil karya sehingga Taman Boga terlihat lebih rapi, menarik, dan tetap memiliki nilai guna. Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan pembagian tugas dan tanggung jawab sesuai kesepakatan kelompok.
Kegiatan Kreasi dan Menghias Taman Boga Kelas tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan kelas, tetapi juga menanamkan sikap peduli lingkungan, kreativitas, kerja sama, tanggung jawab, dan pemanfaatan barang bekas. Melalui kegiatan ini, siswa memahami bahwa lingkungan sekolah dapat dikembangkan menjadi ruang yang produktif dan mendukung ketahanan pangan sederhana. Dengan demikian, konsep “Barang Bekas → Kreasi → Taman Boga → Mandiri Pangan” dapat diwujudkan melalui karya nyata siswa sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang kreatif, hijau, dan mandiri pangan.
