- SDN ROWODADI KUNJUNGI PERPUSDA KUTOARJO
- BPPMP Prov Jateng serahkan rekomendasi rombongan rombel yang dikecualikan untuk SPMB 2026
- 16 ASN Dindikbud raih penghargaan kenaikan pangkat
- Meningkatkan Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Purworejo DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Gelar Pelatihan Kesenian
- KUNJUNGAN BERJIBAKU BERSAMA WAJIB MEMBACA BUKU SDN POLOMARTO KE PERPUSTAKAAN DAERAH PURWOREJO
- Team Pelaksana Hibah dari Bidang P3 monitoring ke RA Asyakal Desa Brenggong
- Konservasi Koleksi Museum Tosan Aji: Melestarikan Warisan Budaya Nusantara
- Pererat Silaturahmi, Insan Pendidikan Kaligesing Gelar Halal Bihalal \"Kembali Suci\" di Gedung KPRI
- Kepala DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Dukung Pelestarian Budaya: Hadiri Silaturahmi dan Pameran Keris Paguyuban Paseban Risangaji
- Simulasi TKA Erlangga Periode 2 Tahun 2026 Berjalan Lancar, Siswa SMP Negeri 9 Purworejo Semakin Siap Hadapi Ujian
KKG Brojowisnu adakan Workshop penulisan buku berisbn

Sabtu, 1 Februari 2020 telah berlangsung kegiatan workshop penulisan buku yang dihelat di ruangan gedung SD Negeri Plipiran, Kecamatan Bruno. Acara yang diprakarsai oleh Kelompok Kerja Guru Sekolah Dasar Gugus Brojowisnu Korwilbidikcam Bruno yang bekerjasama dengan Penerbit Rumah Kita ini menghadirkan narasumber Haryono, S.Pd., penulis buku yang telah banyak melahirkan buku pendidikan, dan Sylvia Anggraeni, S.Pd. yang juga seorang penulis buku.
Dalam sambutannya, ketua koordinator pelayanan pendidikan Korwilbidikcam Bruno, H. Ngadiman, M.Pd., menyampaikan bahwa buku sebagai bentuk karya intelektualitas guru dapat meningkatkan karir guru dalam kenaikan pangkat karena termasuk unsur publikasi ilmiah dan atau karya inovasi, tergantung dari jenis buku yang dihasilkan guru.
Narasumber utama, Haryono, S.Pd. dalam paparan juga mengajak guru untuk menulis buku melalui motivasi, kiat-kiat, dan sharing pengalaman selama ini dalam proses kreatifnya dalam menulis buku. Sementara Narasumber kedua, Sylvia Anggraeni, mengarahkan peserta untuk mengetahui sistematika penulisan buku mulai dari menentukan judul, membuat prakata, profil penulis, dan menyusun sinopsis.
Pembicara terakhir adalah perwakilan dari Penerbit Rumah Kita yang memaparkan seluk beluk penerbitan buku hingga buku terbit dan cetak. Antusiasme peserta sangat terlihat dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan kepada narasumber.
Menurut ketua panitia penyelenggara, Drs. Aksama Frantama, acara ini memang lebih bertujuan untuk sharing kepenulisan antara peserta dengan narasumber. Diharapkan setelah selesainya workshop, peserta bisa menyelesaikan naskah bukunya dalam satu bulan kedepan.
Perlu diketahui, peserta workshop ini juga banyak yang berasal dari guru SD di luar kecamatan Bruno. Mereka mengaku ingin belajar tentang bagaimana cara menulis buku hingga terbit dan ber-ISBN.
