- Festival Hadroh dalam Rangka Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- TADARUS AL-QUR’AN DALAM RANGKA MENGISI KEGIATAN BULAN RAMADHAN SMP NEGERI 15 PURWOREJO
- Kegiatan Tadarus Al-Qur’an dan Hafalan Juz Amma di SD Negeri Donorati
- SD Negeri Kaliwatukranggan Gelar Pesantren Kilat Ramadhan 2026
- SDN Pangengudang ramaikan gerakan ASRI
- Kegiatan Rutin selama Ramadhan: Guru dan Siswa SDN Piji Melaksanakan Salat Duha serta Tadarus Bersama
- SOSIALISASI PENYUSUNAN SK PENETAPAN ANGKA KREDIT KONVERSI JABATAN FUNGSIONAL GURU
- Kajian Ramadan SMP Negeri 17 Purworejo: Menguatkan Iman, Menata Jiwa, Menjemput Ampunan
- Persiapan Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026 2027 mulai dibeda juknisnya
- GUNA MENINGKATKAN IMAN DIDIKBUD GELAR PENGAJIAN RAMADHAN 1447 H MINGGU I TAHUN 2026
SMP Negeri 22 Purworejo gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penanganan Siswa ABK dan Pemanfaatan IFP

Purworejo — SMP Negeri 22 Purworejo menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penanganan Siswa Berkebutuhan Khusus (ABK) dan Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) pada hari Sabtu, 3 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Keterampilan SMP Negeri 22 Purworejo dan diikuti oleh seluruh guru sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran yang inklusif dan berbasis teknologi.
Workshop ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yaitu Ibu Mutmainah, S.Pd., M.Pd. dan Bapak Agung Setiyono, S.E., M.Pd. Materi pertama disampaikan oleh Ibu Mutmainah, S.Pd., M.Pd. yang memaparkan konsep dasar pendidikan inklusif, karakteristik siswa ABK, serta strategi penanganan dan pendekatan pembelajaran yang tepat agar siswa ABK dapat berkembang secara optimal di lingkungan sekolah reguler.
Selanjutnya, Bapak Agung Setiyono, S.E., M.Pd. menyampaikan materi tentang pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran interaktif. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan penjelasan sekaligus praktik langsung penggunaan IFP untuk mendukung pembelajaran yang menarik, kolaboratif, dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik, termasuk siswa ABK.
Kegiatan workshop berlangsung dengan antusias, ditandai dengan diskusi aktif dan praktik langsung oleh para guru. Melalui workshop ini, diharapkan guru SMP Negeri 22 Purworejo semakin siap dalam menangani siswa berkebutuhan khusus serta mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pembelajaran guna menciptakan proses belajar mengajar yang lebih efektif, inovatif, dan inklusif.
