- Cetak Pembina Tersertifikasi, Kwartir Ranting Purwodadi Sukses Gelar Kursus Mahir Lanjutan 2026
- Isi Kekosongan Jabatan, 29 Kepala Sekolah SD dan SMP di Purworejo Resmi Dilantik dan Dikukuhkan
- Dindikbud Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kebijakan WFA Guru Saat Libur Semester, Langkah Implementasi Segera Dimatangkan
- Kegiatan Fun Game Meriahkan Classmeeting SDN Lubanglor
- Bukan Sekedar Ritual, Jamasan Tosan Aji dan Wayangan Jadi Identitas Masyarakat Bagelen
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Gelar PKG BK Diseminasi, Perkuat Kompetensi Guru BK melalui 7 Jurus BK Hebat
- Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Purworejo Berjalan Lancar
- Peluang WFA bagi Guru ASN Mulai Dikaji, Disdikbud Purworejo Lakukan Koordinasi Lintas Instansi
- PERTEMUAN DISKUSI SIMPEN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DINDIKBUD DENGAN TIM FAK GEOGRAFI UGM YOGYAKARTA
- TEATER PELAJAR TAMPILKAN KARYA SUMANANG TIRTA SUDJANA DI FESTIVAL TEATER PELAJAR KABUPATEN PURWOREJO
Lantunan Asmaul Husna Warnai Pembukaan Pesantren Ramadhan SD Ketangi

Purworejo — Lantunan asmaul husna bergema syahdu dari serambi Masjid Jami’ Al Huda, Desa Ketangi. Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) Ketangi berkumpul dengan khidmat, menandai dimulainya rangkaian Pesantren Ramadhan yang berlangsung selama tiga hari hingga tanggal 12 Maret 2026.
Kegiatan tahunan ini bukan sekadar rutinitas musiman, melainkan puncak dari narasi panjang penguatan karakter religius siswa yang telah dibangun sejak fajar bulan suci menyapa.
Pembukaan kegiatan diawali dengan pembacaan asmaul husna secara berjamaah oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Suasana semakin khusyuk saat anak-anak melanjutkan agenda dengan pembacaan surat-surat pendek Al-Qur'an (Juz Amma), yang kemudian ditutup dengan pelaksanaan shalat dhuha berjamaah di bawah naungan arsitektur masjid desa yang tenang.
Pihak sekolah menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa. Di tengah gempuran digitalisasi, sekolah berupaya memberikan "jangkar" spiritual agar para siswa memiliki kompas moral yang kuat.
Selama tiga hari pelaksanaan, para siswa akan menyelami tiga pilar materi utama tentang Al-Qur'an dan Hadis untuk Menanamkan kecintaan membaca dan memahami literatur suci. Fiqih memberikan panduan praktis mengenai tata cara ibadah yang benar. Serta sejarah Islam: Mengambil ibrah atau pelajaran dari perjalanan peradaban Islam masa lalu.
Pesantren Ramadhan ini sebenarnya merupakan bagian dari ekosistem ibadah yang telah dirancang sekolah secara berkelanjutan. Rangkaian ini telah dimulai sejak sebelum Ramadhan melalui kegiatan tarhib (penyambutan) Ramadhan.
Selama bulan Ramadhan, rutinitas pagi siswa selalu diisi dengan pembacaan asmaul husna dan tadarus Al-Qur'an sebelum memulai kegiatan belajar mengajar (KBM). Pesantren Ramadhan yang digelar di akhir periode ini berfungsi sebagai pengentalan atau intensifikasi dari seluruh kebiasaan baik tersebut.
"Kami ingin ibadah ini menjadi satu kesatuan yang utuh, bukan kegiatan yang berdiri sendiri-sendiri. Ini adalah proses pembiasaan," ungkap panitia penyelenggara.
Sebagai penutup dari seluruh rangkaian kegiatan spiritual ini, SD Ketangi akan menggelar acara buka puasa bersama pada Jumat, 13 Maret 2026. Momentum tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para siswa, guru, dan staf sekolah untuk merayakan kemenangan kecil atas diri sendiri setelah berjuang menuntut ilmu dan beribadah di bulan yang mulia.
Melalui kegiatan ini, SD Ketangi tidak hanya berperan sebagai institusi transfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), tetapi juga sebagai kawah candradimuka bagi pembentukan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan yang berbasis pada kearifan religius.
