- SMP Negeri 22 Purworejo Gelar Sosialisasi ASAJ, Siapkan Siswa Hadapi Penilaian Akhir Jenjang
- Seluruh Pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Ikuti Upacara Hardiknas 2026
- Dindikbud Purworejo Gelar Deklarasi Komitmen Bersama dan Penandatanganan Pakta Integritas SPMB 2026
- Bulan depan akan ada lomba -lomba FLS3n jangan lupa saksikan
- Praktik Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah di SMP Negeri 22 Purworejo Dorong Peningkatan Kualitas Pembelajaran
- Bupati Purworejo Kukuhkan 128 Kepala Sekolah, Tekankan Profesionalitas dan Patuh Regulasi
- EVALUASI ADMINISTRASI PEMBELAJARAN BAGI KS & GURU TK BERSERTIFIKASI
- SD Negeri 1 Pangenjurutengah Gelar Kreativitas Siswa
- Pelaksanaan TUC dan ASTS di SMP Negeri 29 Purworejo berjalan sukses
- SISWA SISWI SDN SINDURJAN PERINGATI HARI KARTINI DENGAN MERIAH
Menuju Sekolah Adiwiyata, SD N Bedug Mengolah Plastik Menjadi Ecobrick

SD Negeri Bedug Kecamatan Bagelen, mengadakan kegiatan pemanfaatan sampah sebagai salah satu upaya menuju sekolah peduli lingkungan sehat, bersih dan indah. Kegiatan ini sebagai pembiasan bagi siswa dan semua warga sekolah untuk peduli dan menjaga keseimbangan alam dengan prinsip 3 R ( reuse, reduce dan reycle ). selain itu kegiatan ini juga dilaksanakan guna menyambut bulan suci ramadhan. Sampah dilingkungan sekolah sebagian besar berupa sampah plastik bungkus makanan, seperti kita ketahui diperlukan waktu lama untuk mengurai sampah plastik. Selama ini sampah plastik hanya ditimbun dan dibakar, asap dari pembakaran plastik sangat berbahaya bagi kesehatan.
Bapak Tumarno,S.Pd selaku kepala sekolah di SD Negeri Bedug mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama mendukung kegiatan ini demi terwujudnya sekolah yang bersih sehat dan indah. Pemanfaatan sampah plastik dengan membuat ecobrick memanfaatkan botol air mineral yang sudah dibersihkan dan dikeringkan, sampah plastik bungkus makanan dari masing-masing anak tidak dibuang ditempat sampah melainkan dikeringkan dan dipotong menjadi potongan kecil, potongan plastik diamasukkan ke dalam botol sampai penuh dan mengeras.
Hasil dari pembuatan ecobrick ini dapat dimanfaatkan sebagai pagar taman, kursi taman dan penghias di taman sekolah tahap ini adalah menumbuhkan daya kreatifitas. Selain itu manfaat yang diharapkan adalah menumbuhkan kesadaraan dan tanggungjawab siswa SD Bedug dan semua warga sekolah pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dengan tidak membuang sampah plastik. Pada waktu kedepan diharapkan mengurangi penggunaan plastik sebagai pembungkus makanan, mengganti dengan bungkus daun dan tempat makanan yang bisa digunakan kembali. Kegiatan pengelolaan sampah di SD Negeri Bedug ini pada Sabtu 29 Februari 2025 sebagai kelanjutan dari program sebelumya yaitu pembuatan pupuk organik dari sampah hijau daun. SD Bedug siap menuju Sekolah Adiwiyata, sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan serta memiliki program nyata untuk pelestarian lingkungan.
