- Rapat Kerja Kepala Sekolah Wilcambidik Bruno Perkuat Kesiapan Satuan Pendidikan Hadapi 2026
- SD/MI se-Kwarran Bruno Gelar Perkemahan Satu Hari; Wahana Pembinaan Karakter
- Dikbud Kabupaten Purworejo gelar Sosialisasi dan Evaluasi Pengelolaan Dana BOSP di Kabupaten Purworejo
- Awali Semester 2 dengan Disiplin dan Keceriaan
- Gedung TK LKMD Winonglor diresmikan kepala desa dan pejabat dindikbud
- Kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera Hari Pertama Semester Genap SMP Negeri 22 Purworejo
- Peresmian Rehabilitasi Gedung TK Bayangkari 83
- SMP Negeri 22 Purworejo gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penanganan Siswa ABK dan Pemanfaatan IFP
- Kementerian Kebudayaan RI Lakukan Monitoring Penggunaan DAK Non Fisik di Museum Tosan Aji
- Peringatan Hari Ibu di SMP Negeri 25 Purworejo
DEKLARASI 7 KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT

Keterangan Gambar : Dokumentasi Deklarasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Deklarasi 7 kebiasaan anak Indonesia hebat merupakan suatu gerakan yang dilakukan untuk
membentuk anak-anak supaya mempunyai kebiasaan baik yang dilakukan secara rutin. 7 kebiasaan tersebut
meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan
tidur cepat. Adapun tujuan adanya gerakan ini adalah untuk mencetak generasi yang unggul dan siap
menghadapi tantangan di masa yang akan datang. Gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat ini merupakan
program dari kemendikdasmen dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak seperti orang tua, guru,
masyarakat, pemerintah daerah, bidang kesehatan, bidang sosial, dan bidang perlindungan anak. Oleh karena
itu, sekolah-sekolah saling berlomba-lomba untuk bisa menerapkan dan menumbuhkan kebiasaan baik ini
pada diri peserta didik. Ada banyak cara dan upaya yang dilakukan untuk menerapkan 7 kebiasaan anak
Indonesia hebat. Seperti yang dilakukan oleh SMP Negeri 13 Purworejo pada Selasa, 15 April 2025. Pada hari
tersebut, peserta didik melaksanakan deklarasi 7 kebiasaan anak Indonesia hebat di lapangan SMP Negeri 13
Purworejo. Deklarasi 7 kebiasaan anak Indonesia hebat SMP N 13 Purworejo adalah menindak lanjuti
launching peluncuran buku pedoman 7 kebiasaan yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan
Menengah.
Adapun kegiatannya diawali dengan senam bersama. Seluruh warga SMP Negeri 13 Purworejo
melaksanakan senam bersama sebagai wujud melaksanakan salah satu kebiasaan baik yaitu berolahraga.
Kebiasaan baik ini juga sudah diterapkan dengan adanya agenda senam sehat dua kali dalam seminggu, yaitu
pada hari Selasa dan Jumat. Usai melaksanakan senam, peserta didik mendeklarasikan 7 kebiasaan anak
Indonesia hebat dipimpin oleh Ketua OSIS SMP Negeri 13 Purworejo, Thoriq Fajri Pratama dan diikuti oleh
seluruh peserta didik SMP Negeri 13 Purworejo. Usai mendelklarasikan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat,
perwakilan kelas yang terdiri dari 5 orang peserta didik menandatangani hasil deklarasi 7 kebiasaan baik anak
Indonesia hebat pada banner yang telah tersedia. Penandatangan tersebut sebagai simbol bahwa mereka siap
untuk merapkan 7 kebiasaan baik tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Setelah penandatangan selesai,
peserta didik melaksanakan kegiatan sarapan sehat bersama. Seluruh peserta didik membawa bekal sarapan
yang berisi makanan sehat. Kegiatan ini juga merupakan bentuk implementasi dari salah satu kebiasaan anak
Indonesia hebat yakni makan sehat dan bergizi. Peserta didik melaksanakan sarapan bersama di kelas masing-
masing bersama dengan wali kelas. Di SMP Negeri 13 Purworejo, gerakan sarapan bersama sebenarnya
sudah berlangsung rutin, yakni setiap hari Sabtu pada tiap minggunya. Anak-anak membawa bekal dan
sarapan bersama di kelas. Kemudian, dilanjutkan dengan minum tablet tambah darah bagi peserta didik
perempuan. Harapannya, kebiasaan baik ini ada melekat pada peserta didik dan menjadi gaya hidup yang baik
dan sehat.
Dengan adanya deklarasi tersebut diharapkan seluruh peserta didik dengan sadar dan penuh
keyakinan akan menerapkan 7 kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kehidupan
sehari-hari peserta didik akan lebih berkualitas dan berpeluang untuk menjadi generasi penerus bangsa yang
unggul dan mampu bersaing di masa depan.
