- Cetak Pembina Tersertifikasi, Kwartir Ranting Purwodadi Sukses Gelar Kursus Mahir Lanjutan 2026
- Isi Kekosongan Jabatan, 29 Kepala Sekolah SD dan SMP di Purworejo Resmi Dilantik dan Dikukuhkan
- Dindikbud Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kebijakan WFA Guru Saat Libur Semester, Langkah Implementasi Segera Dimatangkan
- Kegiatan Fun Game Meriahkan Classmeeting SDN Lubanglor
- Bukan Sekedar Ritual, Jamasan Tosan Aji dan Wayangan Jadi Identitas Masyarakat Bagelen
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Gelar PKG BK Diseminasi, Perkuat Kompetensi Guru BK melalui 7 Jurus BK Hebat
- Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Purworejo Berjalan Lancar
- Peluang WFA bagi Guru ASN Mulai Dikaji, Disdikbud Purworejo Lakukan Koordinasi Lintas Instansi
- PERTEMUAN DISKUSI SIMPEN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DINDIKBUD DENGAN TIM FAK GEOGRAFI UGM YOGYAKARTA
- TEATER PELAJAR TAMPILKAN KARYA SUMANANG TIRTA SUDJANA DI FESTIVAL TEATER PELAJAR KABUPATEN PURWOREJO
SD/MI se-Kwarran Bruno Gelar Perkemahan Satu Hari; Wahana Pembinaan Karakter

Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Bruno sukses melaksanakan kegiatan Perkemahan Satu Hari (Persari) Bruno 2026 pada Selasa (13/01) Gedung dan halaman KPRI Megar Bruno. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan Pramuka Siaga dari berbagai SD dan MI se-Kwarran Bruno yang merupakan calon Pramuka Garuda golongan Siaga. Sejak pagi, peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dalam suasana ceria dan penuh semangat kebersamaan.
Persari Bruno 2026 dirancang sebagai wahana pembinaan karakter, kemandirian, dan keterampilan dasar kepramukaan. Melalui pembentukan barung lintas sekolah, para peserta dilatih untuk saling mengenal, bekerja sama, serta membangun rasa percaya diri. Anak-anak Siaga tampak menikmati dinamika kelompok yang membentuk mereka menjadi pribadi yang lebih terbuka, berani, dan bertanggung jawab.
Salah satu kegiatan utama adalah Taman Siaga Pintar, di mana setiap barung mengerjakan soal-soal yang menguji pengetahuan kepramukaan, wawasan kebangsaan, serta pengetahuan umum tingkat sekolah dasar. Selain itu, peserta juga mengikuti berbagai taman keterampilan seperti baris-berbaris, tali-temali, paduan suara, dan arah mata angin. Kegiatan ini tidak hanya melatih kecakapan teknis, tetapi juga menumbuhkan ketelitian, kedisiplinan, dan kerja tim.
Nilai-nilai kepramukaan diperkuat melalui kegiatan upacara di perindukan Siaga yang dilaksanakan secara khidmat. Pada momen ini, para calon Pramuka Garuda kembali diingatkan tentang Dwisatya dan Dwidarma sebagai pedoman sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap Gerakan Pramuka pun terasa kuat di tengah suasana yang tetap ramah anak dan menggembirakan.
Di akhir kegiatan, panitia mengumumkan Barung Tergiat sebagai bentuk apresiasi atas kekompakan, kedisiplinan, dan prestasi peserta selama Persari. Secara keseluruhan, Persari Bruno 2026 berjalan lancar dan memberikan pengalaman bermakna bagi para Pramuka Siaga. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kokoh dalam menyiapkan generasi Siaga yang hebat, berkarakter, dan siap melangkah menuju Pramuka Garuda.
