- SDN ROWODADI KUNJUNGI PERPUSDA KUTOARJO
- BPPMP Prov Jateng serahkan rekomendasi rombongan rombel yang dikecualikan untuk SPMB 2026
- 16 ASN Dindikbud raih penghargaan kenaikan pangkat
- Meningkatkan Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Purworejo DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Gelar Pelatihan Kesenian
- KUNJUNGAN BERJIBAKU BERSAMA WAJIB MEMBACA BUKU SDN POLOMARTO KE PERPUSTAKAAN DAERAH PURWOREJO
- Team Pelaksana Hibah dari Bidang P3 monitoring ke RA Asyakal Desa Brenggong
- Konservasi Koleksi Museum Tosan Aji: Melestarikan Warisan Budaya Nusantara
- Pererat Silaturahmi, Insan Pendidikan Kaligesing Gelar Halal Bihalal \"Kembali Suci\" di Gedung KPRI
- Kepala DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Dukung Pelestarian Budaya: Hadiri Silaturahmi dan Pameran Keris Paguyuban Paseban Risangaji
- Simulasi TKA Erlangga Periode 2 Tahun 2026 Berjalan Lancar, Siswa SMP Negeri 9 Purworejo Semakin Siap Hadapi Ujian
PEMBIMBINGAN DAN PENDAMPINGAN MEMBACA MENULIS PERMULAAN DITENGAH PANDEMI CORONA

Ditengah Pandemi Covid-19 diperlukan ide dan tindakan kreatif dari berbagai sektor tidak terkecuali sektor pendidikan. Kelompok Kerja Pengawas SD/TK Kabupaten Purworejo sebagai garda depan bidang pendidikan mengadakan kegiatan Teleconference dengan materi Membaca Menulis Permulaan (MMP) ditengah pandemi Corona pada hari Rabu, 10 Juni 2020 pukul 08.30 dengan nasasumber Drs. Sarono, M.Hum. Dalam sambutannya Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Purworejo Sukmo Widi Harwanto, S.H.,M.M. memberikan apresiasi atas upaya kreatif dari stakeholders pendidikan (Guru dan Pengawas Sekolah) dalam mendedikasikan dirinya dalam mencerdaskan anak didiknya . Dalam kondisi dan tantangan apapun guru dituntut untuk selalu kreatif dan inovatif dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada anak didiknya.
Drs. Sarono,M.Hum. menyampaikan pembelajaran Membaca Menulis Permulaan (MMP) di kelas I pada jenjang sekolah dasar membutuhkan pembimbingan dan pendampingan yang intensif. Guru/orang tua/orang dewasa disekitarnya pegang peran penting dalam hal ini. Aktifitas siswa kelas I dari bagaimana cara siswa duduk, membuka buku, memegang pensil, sampai pengenalan huruf sangat diperlukan pendampingan dan pembimbingan.
Alternatif pembelajaran MMP ditengah pandemi yaitu melalui 1. Google Classromm, guru dan anak bertatapmuka melalui perangkat lunak komputer-internet dalam kondisi ini anak harus didampingi oleh orang dewasa yang paham TIK 2. Kerjasama Guru dengan Orang tua, guru memberikan materi dan cara membimbing mendampingi anak dama MMP kepada orang tua atau orang desawa disekitaranak kemudian orang tua mempraktikkannya kepada anak 3.Kelompok kecil, guru membentuk kelompok kelompok anak disekolah, satu kelompok terdiri 4-5 anak selanjutnya guru membuat jadwal masing-masing kelompok untuk MMP di sekolah dan 4. Kunjung Kelompok, anak-anak yang tempat tinggalnya berdekatan dikelompokkan dalam satu kelompok belajar di rumah, satu kelompok terdiri dari 4-5 anak.Guru dan orang tua menyusun jadwal kunjungan tiap kelompok, pembimbingan dan pendampingan MMP oleh guru berjalan saat kegiatan kunjungan.
Diakhir teleconfrence pembawa acara Ning Rahayu,M.Pd. mengingatkan tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-19.
