- Awali Semester 2 dengan Disiplin dan Keceriaan
- Gedung TK LKMD Winonglor diresmikan kepala desa dan pejabat dindikbud
- Kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera Hari Pertama Semester Genap SMP Negeri 22 Purworejo
- Peresmian Rehabilitasi Gedung TK Bayangkari 83
- SMP Negeri 22 Purworejo gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penanganan Siswa ABK dan Pemanfaatan IFP
- Kementerian Kebudayaan RI Lakukan Monitoring Penggunaan DAK Non Fisik di Museum Tosan Aji
- Peringatan Hari Ibu di SMP Negeri 25 Purworejo
- Peningkatan Kapasitas Pendidik & Tenaga Kependidikan PGRI Cabang Kaligesing
- Upacara Peringatan Hari Ibu Tahun 2025 di SD Negeri Kepatihan
- SD NegSD Negeri Pangengudang Gelar Kegiatan Parent Teaching Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah
Pengawas Pantau Sekolah Dabinya terkena banjir

Curah hujan dengan intensitas tinggi sejak Rabu sore 4 Maret 2020 hingga Kamis pagi belum reda, SMP Negeri 17 Purworejo yang terletak lebih rendah dari lingkungan sekitarnya mengakibatkan air dari luar masuk ke lingkungan SMP 17.Hal ini disebabkan pembangunan Pasar Hewan di sebelah barat dan pengurugan lapangan Tugu Mulya sebelah selatan lebih tinggi dari lantai kelas. ketinggian air di dalam kelas mencapai 20 cm dan kedalaman di luar kelas kurang lebih 40 cm.
Jika dilihat dari kondisi letak geografis rumah siswa SMP Negeri 17 Purworejo sebagian besar berada di sekitar sungai Bogowonto, sehingga sekitar 50% siswa tidak bisa berangkat sekolah karena air yang cukup tinggi akibat luapan sungai Bogowonto. Banyak orang tua yang menghubungi sekolah agar putra putrinya yang sudah berangkat ke sekolah segera pulang karena banjir mulai datang .Sekolah mengambil kebijakan untuk memulangkan siswa lebih awal agar siswa tidak terjebak banjir.
Demikian hasil pantauan kami sebagai Pengawas Dabin di SMPN 17 Purworejo.
