- Rapat Kerja Kepala Sekolah Wilcambidik Bruno Perkuat Kesiapan Satuan Pendidikan Hadapi 2026
- SD/MI se-Kwarran Bruno Gelar Perkemahan Satu Hari; Wahana Pembinaan Karakter
- Dikbud Kabupaten Purworejo gelar Sosialisasi dan Evaluasi Pengelolaan Dana BOSP di Kabupaten Purworejo
- Awali Semester 2 dengan Disiplin dan Keceriaan
- Gedung TK LKMD Winonglor diresmikan kepala desa dan pejabat dindikbud
- Kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera Hari Pertama Semester Genap SMP Negeri 22 Purworejo
- Peresmian Rehabilitasi Gedung TK Bayangkari 83
- SMP Negeri 22 Purworejo gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penanganan Siswa ABK dan Pemanfaatan IFP
- Kementerian Kebudayaan RI Lakukan Monitoring Penggunaan DAK Non Fisik di Museum Tosan Aji
- Peringatan Hari Ibu di SMP Negeri 25 Purworejo
Penyuluhan dan Bimtek Kesehatan Olahraga untuk Penanganan Cidera anak didik

Sehat menurut kesehatan dunia (WHO) adalah suatu keadaan sejahtera yang meliputi fisik, mental dan sosial yang tidak hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. Kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan. Terwujudnya kesehatan masyarakat (termasuk remaja dan anak sekolah) yang berkualitas, berarti sebagian dari tujuan pendidikan tercapai. Di satu pihak tingkat kesehatan sangat menentukan terbentuknya sumber daya manusia yang berkualitas. Terwujudnya kesehatan yang berkualitas akan mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas pula.
Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang berkualitas, sehat, dan terampil menangani masalah terkait kesehatan, SMP Negeri 29 Purworejo bekerja sama dengan Puskesmas Banyuasin menyelenggarakan penyuluhan Kesehatan Olahraga (penanganan cidera). Kegiatan penyuluhan ini diberi tajuk: Penyuluhan dan Bimtek Kesehatan Olahraga dalam Penanganan Cidera, dengan tema Masyarakat sehat, Negara kuat, Siaga menghadapi bencana.
Manfaat yang Diperoleh dengan kegiatan ini :
- Peserta didik khususnya bertambah wawasan tentang kesehatan olahraga sebagai bekal mengimplementasikan hidup sehat baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat sesuai dengan harapan pemerintah.
- Peserta didik memiliki keterampilan dalam mengatasi masalah kesehatan olahraga khususnya jika terjadi cidera pada waktu olahraga atau aktivitas lain.
- Peserta didik terdorong untuk melaksanakan program PHBS, baik di rumah maupun di sekolah
