- Kegiatan kokurikuler Mandiri Pangan dengan materi Kreasi dan Menghias Taman Boga Kelas
- Dindikbud Kabupaten Purworejo Terima Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Cilacap
- ASN Dindikbud tekankan Perkuat Disiplin Profesionalisme dan Sinergi Kerja
- Dindikbud Purworejo Gelar Pembinaan Pegawai Perkuat Profesionalisme dan Nilai Keteladanan
- KADINDIKBUD HIMBAU ASN UNTUK TERTIB EKINERJA
- Sosialisasi Dapodik jenjang SMP sekabupaten purworejo penutup kegiatan yang berlangsung sebulan
- Semarakan HUT ke 81 Kemerdekaan RI Dindikbud Kabupaten Purworejo Gelar Jalan Santai
- APEL ISTIMEWA PERSIAPAN TUGAS PANITIA KARNAVAL DINDIKBUD
- Sosialisasi Dapodik percepat pemutakhiran menjelang cut off
- Karnaval ke 2 HUT ke-81 RI tahun 2026 kabupaten Purworejo Sukses Digelar
Sambut ASAJ, SMPN 6 Purworejo Gelar Sosialisasi dan Motivasi untuk Siswa dan Orangtua

Di era digital yang serba cepat ini, peran orangtua dalam mendampingi anak sangat krusial. Semangat belajar anak jangan sampai kalah dengan antusiasme mereka saat bermain gadget, terutama game online dan hiburan digital lainnya.
Teknologi memang tak terelakkan dan akan terus berkembang. Jika dimanfaatkan dengan baik, teknologi bisa membawa banyak manfaat. Namun, anak-anak yang masih dalam proses tumbuh kembang belum sepenuhnya mampu menyaring informasi dengan bijak. Inilah alasan pentingnya keterlibatan orangtua dalam memberikan pendampingan.
Pesan tersebut disampaikan oleh KH Abdul Haq, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda Kalimiru, Bayan, saat memberikan motivasi kepada siswa kelas 9 dan orangtua di SMPN 6 Purworejo, Sabtu (15/02/2025). Beliau menekankan bahwa di era modern ini, pendidikan umum dan pendidikan agama harus berjalan beriringan. Indonesia diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (imtek), tetapi juga memiliki keimanan dan ketakwaan (imtak).
“Anak yang hebat adalah anak yang cerdas sekaligus berkarakter. Jika hanya cerdas tanpa sikap yang baik, justru bisa membahayakan dirinya dan orang lain,” tutur KH Abdul Haq yang juga memimpin doa bersama usai sesi motivasi.
Kepala SMPN 6 Purworejo, Wahyu Kurnia Lestari, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan motivasi ini digelar sebagai persiapan menjelang pelaksanaan Assesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) bagi siswa kelas 9. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Komite Sekolah, Sulistio Heri Ratmono, S.P., serta Ketua Paguyuban, Firman.
Selain sesi motivasi dan doa bersama, kegiatan ini juga mencakup sosialisasi terkait pos PSAJ, pedoman kelulusan, dan laporan keuangan komite sekolah terkait penggunaan dana komite.
“Kami berharap orangtua selalu mendukung dan memotivasi anak-anak dalam menghadapi ujian. Siswa juga harus mempersiapkan diri sebaik mungkin agar hasil yang dicapai memuaskan,” ujar Kepala Sekolah di sela-sela acara.
Kepala Sekolah menambahkan, pada Senin (17/02/2025) hingga Sabtu (22/02/2025), siswa kelas 9 akan menjalani ujian praktik. Ia mengingatkan siswa untuk mempersiapkan diri, termasuk perlengkapan yang dibutuhkan selama ujian.
Adapun pelaksanaan PSAJ dijadwalkan berlangsung mulai 14 Mei hingga 20 Mei 2025. Wahyu mengimbau para siswa untuk mempersiapkan segala keperluan ujian, termasuk kartu peserta dan alat tulis. Setiap ruang ujian akan diisi 16 peserta dengan pengawasan ketat dari dua pengawas.
“Jangan sampai melakukan kecurangan karena hal itu hanya akan merugikan diri sendiri,” pesan Kepala Sekolah.
Sesuai dengan kalender pendidikan Provinsi Jawa Tengah, pengumuman kelulusan akan dilaksanakan serentak pada 5 Juli 2025.
