- persiapan pelaksanaan verval lapangan calon lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun 2026
- SIAP KOMPETISI ..SMPN 9 PURWOREJO ADAKAN SIMULASI OSN K TAHUN 2026
- SMP Negeri 4 Purworejo Torehkan Prestasi Gemilang di Ajang FLS2N 2026
- TK Al Barokah Kalikalong Mendapat bantuan Revitalisasi 2026
- Rapat Pembentukan Panitia Pembangunan TK Kartini Desa Karangrejo Digelar
- Hari Ketiga Pelatihan Verifikasi dan Validasi Data SPMB Jenjang SD Tahun 2026 Digelar di UPT SPNF Purworejo
- Sosialisasi SPMB Tahun 2026 Kabupaten Purworejo Digelar di berbagai tempat
- SMP Negeri 22 Purworejo Gelar Sosialisasi ASAJ, Siapkan Siswa Hadapi Penilaian Akhir Jenjang
- Seluruh Pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Ikuti Upacara Hardiknas 2026
- Dindikbud Purworejo Gelar Deklarasi Komitmen Bersama dan Penandatanganan Pakta Integritas SPMB 2026
SD Negeri Bukur mengundang salah satu wali murid pengrajin besek untuk mengajarkan pada peserta didik

Pembelajaran kini tidak hanya bisa disampaikan oleh guru, namun sekolah bisa bekerja sama dengan warga sekitar dan atau wali murid untuk menjadi sumber belajar anak-anak. Terutama untuk pembelajaran P5 dengan tema kewirausahaan SD Negeri Bukur mengundang salah satu wali murid yang merupakan seorang pengrajin besek untuk mengajarkan pada peserta didik cara untuk memanfaatkan benda disekitarnya. Daerah Wasiat, Bukur yang kaya akan bambu, ternyata dapat dimanfaatkan menjadi barang bernilai jual.
Acara dimulai pada hari Sabtu, 15 Februari 2025 pukul 08.00 dengan dibuka oleh Kepala Sekolah SD Negeri Bukur, Ibu Distrang Triyaningsih, S.Pd.SD. Peserta didik kemudian melanjutkan dengan workshop bersama Ibu Atik dan belajar membuat besek masing-masing. Meskipun sempat kesulitan, anak-anak terlihat antusias dan senang dalam pembelajaran ini.
Dikutip dari Ibu Distrang Triyaningsih selaku Kepala Sekolah, pembelajaran kali ini selaras dengan visi misi sekolah yakni mewujudkan peserta didik dengan jiwa entrepreneur. Dimensi Profil Pelajar Pancasila yang diambil yakni gotong royong, mandiri, dan kreatif. Bergotong royong dalam kerjasama sekolah dan juga warga sekitar, mandiri dalam bekerja, dan peserta didik diharapkan tumbuh dan berkembang menjadi seorang yang kreatif dan dapat memanfaatkan peluang bisnis di sekitarnya.
