- Cetak Pembina Tersertifikasi, Kwartir Ranting Purwodadi Sukses Gelar Kursus Mahir Lanjutan 2026
- Isi Kekosongan Jabatan, 29 Kepala Sekolah SD dan SMP di Purworejo Resmi Dilantik dan Dikukuhkan
- Dindikbud Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kebijakan WFA Guru Saat Libur Semester, Langkah Implementasi Segera Dimatangkan
- Kegiatan Fun Game Meriahkan Classmeeting SDN Lubanglor
- Bukan Sekedar Ritual, Jamasan Tosan Aji dan Wayangan Jadi Identitas Masyarakat Bagelen
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Gelar PKG BK Diseminasi, Perkuat Kompetensi Guru BK melalui 7 Jurus BK Hebat
- Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Purworejo Berjalan Lancar
- Peluang WFA bagi Guru ASN Mulai Dikaji, Disdikbud Purworejo Lakukan Koordinasi Lintas Instansi
- PERTEMUAN DISKUSI SIMPEN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DINDIKBUD DENGAN TIM FAK GEOGRAFI UGM YOGYAKARTA
- TEATER PELAJAR TAMPILKAN KARYA SUMANANG TIRTA SUDJANA DI FESTIVAL TEATER PELAJAR KABUPATEN PURWOREJO
SDN ROWODADI KUNJUNGI PERPUSDA KUTOARJO

Pada hari Senin, 13 April 2026, siswa SDN Rowodadi, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo melaksanakan kunjungan edukatif ke Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kutoarjo. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengisi jeda tengah Semester Genap Tahun 2026 dengan aktivitas yang bermanfaat dan bernilai literasi.
Setibanya di Perpusda Kutoarjo, keceriaan siswa tampak jelas terpancar. Mereka dengan antusias bergegas menuju rak-rak buku, saling berebut memilih berbagai bacaan menarik seperti buku cerita, novel grafis, serta buku fiksi dan nonfiksi lainnya. Setelah menemukan buku yang diminati, para siswa kemudian membaca bersama di ruang yang telah disediakan, menciptakan suasana yang tenang sekaligus penuh semangat belajar.
Kunjungan ini menghadirkan pengalaman literasi yang santai dan menyenangkan bagi siswa SDN Rowodadi. Selain menumbuhkan minat baca, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal lebih dekat fasilitas perpustakaan serta memperluas wawasan mereka melalui berbagai sumber bacaan. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan guna menumbuhkan budaya literasi sejak dini di kalangan siswa.
