- Cetak Pembina Tersertifikasi, Kwartir Ranting Purwodadi Sukses Gelar Kursus Mahir Lanjutan 2026
- Isi Kekosongan Jabatan, 29 Kepala Sekolah SD dan SMP di Purworejo Resmi Dilantik dan Dikukuhkan
- Dindikbud Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kebijakan WFA Guru Saat Libur Semester, Langkah Implementasi Segera Dimatangkan
- Kegiatan Fun Game Meriahkan Classmeeting SDN Lubanglor
- Bukan Sekedar Ritual, Jamasan Tosan Aji dan Wayangan Jadi Identitas Masyarakat Bagelen
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Gelar PKG BK Diseminasi, Perkuat Kompetensi Guru BK melalui 7 Jurus BK Hebat
- Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Purworejo Berjalan Lancar
- Peluang WFA bagi Guru ASN Mulai Dikaji, Disdikbud Purworejo Lakukan Koordinasi Lintas Instansi
- PERTEMUAN DISKUSI SIMPEN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DINDIKBUD DENGAN TIM FAK GEOGRAFI UGM YOGYAKARTA
- TEATER PELAJAR TAMPILKAN KARYA SUMANANG TIRTA SUDJANA DI FESTIVAL TEATER PELAJAR KABUPATEN PURWOREJO
SEMANGAT BERKARYA 192 SISWA SMPN 9 PURWOREJO IKUTI KOKURIKULER MEMBATIK SIAP KENAKAN KARYA SENDIRI

Purworejo, 18 Februari 2026 – Sebanyak 192 siswa kelas VII SMPN 9 Purworejo mengikuti kegiatan kokurikuler membatik yang dilaksanakan pada tanggal 9–14 Februari 2026, mulai hari Senin hingga Sabtu, pukul 07.30–12.00 WIB, bertempat di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini dikoordinatori oleh Sri Purwaningsih selaku guru Pendidikan Agama Islam, dengan narasumber Dyah Wahyu Ristiyani guru Bahasa Inggris SMPN 9 Purworejo. Selama enam hari pelaksanaan, para siswa mendapatkan pengalaman langsung dalam proses membatik, mulai dari pengenalan motif, teknik mencanting, pewarnaan, hingga tahap finishing.
Suasana kegiatan tampak penuh semangat dan antusiasme. Para siswa tidak hanya belajar teknik, tetapi juga memahami makna filosofi batik sebagai warisan budaya Indonesia yang harus dilestarikan.
Tujuan Kegiatan Kokurikuler Membatik
-
Menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya Indonesia, khususnya batik.
-
Mengembangkan kreativitas dan keterampilan seni siswa.
-
Melatih ketelitian, kesabaran, dan tanggung jawab dalam berkarya.
-
Memberikan pengalaman praktik langsung dalam proses pembuatan batik.
Manfaat yang Diperoleh Siswa
-
Meningkatkan keterampilan motorik halus dan koordinasi tangan.
-
Mengasah kreativitas dalam menciptakan motif unik dan orisinal.
-
Menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.
-
Meningkatkan rasa percaya diri melalui hasil karya nyata.
-
Mempererat kebersamaan dan kerja sama antar siswa.
Hasil Akhir yang Membanggakan
Sebagai puncak kegiatan, setiap siswa berhasil membuat baju batik karya sendiri. Hasil karya tersebut akan digunakan sebagai seragam batik sekolah yang dikenakan setiap hari Sabtu pada minggu ke-3. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi siswa karena dapat mengenakan busana hasil kreativitas mereka sendiri.
Melalui kegiatan kokurikuler membatik ini, SMPN 9 Purworejo terus berkomitmen dalam membentuk generasi yang kreatif, berkarakter, serta mencintai budaya bangsa.
“Berkarya, Berbudaya, dan Berprestasi!”
