- Awali Semester 2 dengan Disiplin dan Keceriaan
- Gedung TK LKMD Winonglor diresmikan kepala desa dan pejabat dindikbud
- Kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera Hari Pertama Semester Genap SMP Negeri 22 Purworejo
- Peresmian Rehabilitasi Gedung TK Bayangkari 83
- SMP Negeri 22 Purworejo gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penanganan Siswa ABK dan Pemanfaatan IFP
- Kementerian Kebudayaan RI Lakukan Monitoring Penggunaan DAK Non Fisik di Museum Tosan Aji
- Peringatan Hari Ibu di SMP Negeri 25 Purworejo
- Peningkatan Kapasitas Pendidik & Tenaga Kependidikan PGRI Cabang Kaligesing
- Upacara Peringatan Hari Ibu Tahun 2025 di SD Negeri Kepatihan
- SD NegSD Negeri Pangengudang Gelar Kegiatan Parent Teaching Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah
Suasana Haru dan Hikmat Warnai Last Ceremony Kelas IX SMP Negeri 32 Purworejo.

KEMIRI - Peserta didik kelas IX SMP Negeri 32 Purworejo menjadi pelaksana upacara sebagai upacara terakhir mereka sebagai peserta didik di SMP Negeri 32 Purworejo, Senin (26/05/2025).
Suasana haru menyelimuti pelaksanaan upacara kali ini pasalnya upacara tersebut menjadi upacara terakhir bagi kelas IX setelah serangkaian proses belajarnya di SMP Negeri 32 Purworejo dinyatakan selesai. Upacara terakhir atau last ceremony ini bertujuan untuk mempererat persahabatan, kebersamaan, dan tali persaudaraan antarsiswa. Acara ini juga dimaksudkan untuk mengenang perjalanan di sekolah, merayakan keberhasilan, menciptakan kenangan indah, dan memberikan harapan di masa depan.
Bertindak sebagai pembina upacara yakni kepala sekolah SMP Negeri 32 Purworejo, Agung Setiono, S.E., M.Pd. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan harapannya yakni agar seluruh siswa, khususnya siswa kelas IX agar senantiasa menyalakan bara api dalam menuntut ilmu. Beliau berharap masing-masing siswa dapat meneruskan pendidikannya ke jenjang berikutnya.
Dalam last ceremony tersebut, siswa kelas IX mempersembahkan Tari Ndolalak sebagai persembahan untuk Bapak/Ibu guru, karyawan, dan teman-teman kelas VII dan VIII. Selanjutnya, last ceremony tersebut ditutup dengan jabat tangan antarsiwa kelas IX dengan Bapak/Ibu guru. Tampak suasana haru menyelimuti prosesi ini. Siswa dan guru tak mampu membendung air matanya dan larut dalam suasana yang haru biru.
