- SMP Negeri 22 Purworejo Gelar Sosialisasi ASAJ, Siapkan Siswa Hadapi Penilaian Akhir Jenjang
- Seluruh Pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Ikuti Upacara Hardiknas 2026
- Dindikbud Purworejo Gelar Deklarasi Komitmen Bersama dan Penandatanganan Pakta Integritas SPMB 2026
- Bulan depan akan ada lomba -lomba FLS3n jangan lupa saksikan
- Praktik Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah di SMP Negeri 22 Purworejo Dorong Peningkatan Kualitas Pembelajaran
- Bupati Purworejo Kukuhkan 128 Kepala Sekolah, Tekankan Profesionalitas dan Patuh Regulasi
- EVALUASI ADMINISTRASI PEMBELAJARAN BAGI KS & GURU TK BERSERTIFIKASI
- SD Negeri 1 Pangenjurutengah Gelar Kreativitas Siswa
- Pelaksanaan TUC dan ASTS di SMP Negeri 29 Purworejo berjalan sukses
- SISWA SISWI SDN SINDURJAN PERINGATI HARI KARTINI DENGAN MERIAH
TINGKATKAN LAYANAN ANAK-ANAK ISTIWEWA: KOLABORASI SEKOLAH INKLUSI DENGAN SLB

Pendidikan merupakan hak dasar yang harus dipenuhi dan mudah diakses oleh semua orang. Demikian juga peserta didik penyandang disabilitas berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu pada satuan pendidikan di semua jenis, jalur, dan jenjang pendidikan secara inklusif dan khusus. Mereka juga berhak mendapatkan akomodasi yang layak sebagai peserta didik.
Guna meningkatkan pelayanan terhadap peserta didik yang istimewa, Dinas Pendidikan berkolaborasi dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Purworejo dalam meberikan layanan pendidikan. Ada tiga SLB yang berkolaborasi, yaitu SLB Negeri Purworejo, SLB Muhamadiyah Purworejo, dan SB Karya Bakti Purworejo. Kolaborasi ini dilakukan dengan cara membentuk Tim Guru Kunjung yang terdiri dari sembilan Guru dari tiga SLB tersebut.
Guru Kunjung ini telah melakukan kegiatan pada semester 2 tahun pelajaran 2023/2024. Guru SLB berkunjung ke sekolah inklusi diprogramkan pada setiap hari Sabtu, saat SLB libur. Namun tidak menutup kemungkinan pada hari-hari lain untuk melakukan kunjungan juga. Mereka berkunjung ke sekolah untuk membantu guru dalam menangani peserta didik yang berkebutuhan khusus. Harapannya, kemampuan guru di sekolah inklusi dalam menangani peserta didik berkebutuhan khusu menjadi semakin baik, semakin terarah, dan semakin nyata dan bermakna.
