- Dindikbud Purworejo Ikuti Rakornas Penyelenggaraan Program Sekolah Terintegrasi
- Karyawan Dindikbud Purworejo Ikuti Pengajian Rutin Ramadan
- Desk Usulan Pengecualian Jumlah Siswa diterima SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Digelar
- Pesantren Kilat SDN 1 Cepedak Menanamkan Kepedulian dan Kebersamaan Sejak Dini
- Lantunan Asmaul Husna Warnai Pembukaan Pesantren Ramadhan SD Ketangi
- Paparan Kegiatan PEPADI dan Dewan Kesenian Purworejo Tahun 2026
- Insan Pendidik Bruno Peduli, Mencari Berkah Ramadhan Lewat Aksi Pramuli
- KEGIATAN KOLABORASI SOSIAL PENGURUS OSIS SMP NEGERI 1, SMP NEGERI 2, DAN SMP NEGERI 4 PURWOREJO TAHUN 2026
- Menanamkan Karakter Islami Sejak Dini di SD Keduren
- SMP Negeri 33 Purworejo menyelenggarakan beberapa rangkaian acara Pesantren Kilat Ramadan
KEGIATAN KOLABORASI SOSIAL PENGURUS OSIS SMP NEGERI 1, SMP NEGERI 2, DAN SMP NEGERI 4 PURWOREJO TAHUN 2026

Kegiatan bakti sosial kolaboratif ini dilandasi oleh semangat kebersamaan dan kepedulian antar sesama pelajar di lingkungan Kabupaten Purworejo, khususnya dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan. Inisiasi awal dari rangkaian kegiatan ini bermula dari sebuah pertemuan koordinasi strategis yang diselenggarakan di SMP Negeri 1 Purworejo(23/02/2026). Dalam rapat tersebut, seluruh pengurus OSIS dari SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, dan SMP Negeri 4 Purworejo berkumpul untuk menyatukan visi serta menyusun rencana kerja yang sistematis. Pertemuan tersebut membahas mengenai urgensi peran aktif siswa dalam kegiatan sosial masyarakat, yang kemudian disepakati dalam bentuk pembagian paket takjil serta penyaluran bantuan logistik berupa sembako bagi pihak yang membutuhkan guna mempererat tali silaturahmi lintas almamater.
Setelah kesepakatan tercapai di SMP Negeri 1 Purworejo, masing-masing pengurus OSIS segera melakukan mobilisasi sumber daya di sekolah masing-masing untuk mempersiapkan paket takjil yang akan dibagikan. Paket takjil disusun sedemikian rupa agar memenuhi standar kelayakan konsumsi dan nilai gizi, yang terdiri dari menu utama rice bowl dengan lauk pauk yang higienis, aneka snack atau jajanan pasar sebagai hidangan pembuka, serta air mineral untuk pemenuhan hidrasi. Selain persiapan takjil, setiap anggota OSIS dari ketiga sekolah tersebut juga secara sukarela mengumpulkan berbagai jenis kebutuhan pokok atau sembako yang direncanakan sebagai bantuan lanjutan bagi lembaga kesejahteraan sosial. Koordinasi yang matang antara ketiga sekolah ini memastikan bahwa seluruh logistik terkumpul dengan rapi dan siap didistribusikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dengan penuh kedisiplinan.
Pelaksanaan kegiatan utama dimulai pada sore hari pukul 15.00 dengan menyiapkan & mempacking seluruh takjil berjumlah 150 pcs untuk di berikan kepada masyarakat yang berada di alun-alun Purworejo. Seluruh OSIS meyetujui untuk mengambil titik pusat di kawasan Alun-Alun Purworejo kisaran jam 16.00 WIB, yang merupakan lokasi strategis bertemunya berbagai lapisan masyarakat. Seluruh pengurus OSIS yang terlibat berkumpul di lokasi dengan membawa logistik masing-masing, kemudian membagi diri ke dalam beberapa tim kecil untuk menyisir setiap sudut alun-alun. Proses pembagian takjil berlangsung dengan sangat tertib dan penuh khidmat, di mana para siswa memberikan paket rice bowl, snack, dan air putih kepada para pengguna jalan, pengemudi angkutan umum, pedagang kecil, serta masyarakat yang sedang menanti waktu berbuka puasa. Interaksi yang hangat antara para siswa dan warga setempat menciptakan suasana religius yang positif, sekaligus menunjukkan citra pelajar Purworejo yang santun dan memiliki empati tinggi terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
Setelah seluruh paket takjil habis terbagi dan kegiatan di Alun-Alun Purworejo dinyatakan selesai, rangkaian aksi sosial berlanjut ke agenda yang lebih formal dan mendalam. Perwakilan pengurus OSIS dari SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, dan SMP Negeri 4 segera bergerak menuju LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Purworejo yang beralamat di Gang Plaosan Gang V Nomor 382 B, RT 01 RW 14, Plaosan, Purworejo. Kedatangan rombongan OSIS disambut baik oleh pengurus panti dan anak-anak asuh di sana. Dalam kunjungan tersebut, para siswa menyerahkan bantuan sembako yang telah dikumpulkan sebelumnya sebagai wujud nyata dukungan terhadap kesejahteraan anak-anak yatim dan piatu. Penyerahan bantuan ini tidak hanya sekadar pemberian fisik, tetapi juga menjadi sarana bagi para pengurus OSIS untuk berdialog, memberikan motivasi, dan mempererat tali persaudaraan antar sesama remaja di Purworejo dalam suasana yang penuh kekeluargaan.
Sebagai puncak sekaligus penutup dari seluruh rangkaian kegiatan sosial hari itu, seluruh pengurus OSIS dari ketiga sekolah tersebut berkumpul kembali menuju Bangsal SMP Negeri 2 Purworejo untuk melaksanakan agenda buka puasa bersama. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana untuk merayakan keberhasilan aksi sosial yang telah dijalankan sekaligus memperkuat solidaritas antar anggota organisasi. Suasana di Bangsal SMP Negeri 2 Purworejo berlangsung sangat hangat dan akrab, di mana para pengurus OSIS saling bertukar cerita mengenai pengalaman mereka di lapangan saat membagikan takjil dan menyalurkan sembako. Acara dimulai dengan doa bersama, diikuti dengan menikmati hidangan berbuka yang telah disiapkan secara kolektif. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi para pemimpin muda dari Spero dan sekolah mitra lainnya untuk mendiskusikan potensi kolaborasi di masa depan sambil menikmati suasana malam Ramadhan yang tenang di lingkungan sekolah.
Secara keseluruhan, kegiatan kolaborasi antara tiga sekolah menengah pertama negeri di Purworejo ini dapat dikategorikan sebagai kegiatan yang sangat sukses dan berdampak positif bagi semua pihak yang terlibat. Melalui rangkaian acara yang sangat padat—dimulai dari diskusi awal di SMP Negeri 1, aksi lapangan di Alun-Alun, kunjungan ke Panti Asuhan Muhammadiyah, hingga ditutup dengan buka bersama di Bangsal SMP Negeri 2—para pengurus OSIS telah berhasil membuktikan bahwa perbedaan almamater bukanlah penghalang untuk bersinergi dalam kebaikan. Laporan ini disusun sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab atas amanah yang telah dijalankan, dengan harapan agar semangat gotong royong ini dapat terus dipelihara dan menjadi tradisi tahunan bagi pengurus OSIS di masa yang akan datang sebagai simbol persatuan pelajar di Kabupaten Purworejo.
