- Dindikbud Purworejo Persiapkan Pelaksanaan Paket Pekerjaan Konstruksi Tahun 2026
- Dindikbud Kab Purworejo ikut pamerkan Museum Tosan Aji di Gedung Budaya Suryani Sukoharjo
- GUGUS 3 GEBANG ADAKAN BIMTEK SPMI
- ASN DINDIKBUD HARUS DISIPLIN
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Sosialisasi Pendidikan Inklusi
- BERSAMA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI
- Siswa SMPN 19 Purworejo Kenali Potensi Lokal Lewat Kunjungan ke Bener Ekspo
- Meningkatkan keharmonisan sekolah dan warga SD N Pucungan gelar pengajian ahad pagi
- MAPSI TAHUN 2026 JENJANG SMP TINGKAT KABUPATEN PURWOREJO
- Kegiatan Bimtek Implementasi SPMI Satuan Pendidikan BOSP Kinerja Terbaik Gugus 2
BERSAMA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pembelajaran serta optimalisasi pemanfaatan BOSP Kinerja Tahun 2026, telah dilaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Literasi dan Numerasi bagi sekolah penerima BOSP Kinerja Tahun 2026 Gugus 3 Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini mengusung tema “Bersama Meningkatkan Kualitas Pembelajaran melalui Penguatan Literasi dan Numerasi”. Tema tersebut menjadi landasan bagi seluruh peserta untuk bersama-sama mengembangkan praktik pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi murid.
Kegiatan Bimtek dilaksanakan pada hari Selasa, 22 September 2026, mulai pukul 08.00 sampai dengan 16.00 WIB. Kegiatan bertempat di SDN Ngemplak Kecamatan Gebang. Bimtek diikuti oleh sekolah penerima BOSP Kinerja di Gugus 3 Kabupaten Purworejo, yaitu SDN Kragilan, SDN Ngemplak, SDN Bendosari, SDN Penungkulan, SDN 1 Gintungan, dan SDN Kroyo.
Kegiatan Bimtek dihadiri sekaligus dibuka oleh Korwilcambidik Gebang, Ibu Dwi Ujiasih Astuti, M.Pd.. Turut hadir Pengawas Sekolah Wilcambidik Gebang, Ibu Tanala Fauzati, M.Pd.. Kehadiran unsur koordinator wilayah dan pengawas sekolah tersebut memberikan dukungan serta penguatan kepada sekolah agar pelaksanaan program BOSP Kinerja dapat diarahkan pada kegiatan yang berdampak terhadap peningkatan mutu pembelajaran di satuan pendidikan.
Materi dan pendampingan dalam kegiatan Bimtek disampaikan oleh Fasilitator Daerah (Fasda), Ibu Ain Maigina, M.Pd. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh penguatan mengenai pentingnya literasi dan numerasi sebagai kompetensi dasar yang perlu dikembangkan secara berkelanjutan. Penguatan literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan memahami teks, tetapi juga mencakup kemampuan menyimak, mengolah informasi, berpikir kritis, serta mengomunikasikan gagasan. Sementara itu, penguatan numerasi diarahkan pada kemampuan peserta didik dalam menggunakan konsep dan keterampilan matematika untuk memahami serta menyelesaikan berbagai permasalahan dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung secara aktif dan interaktif. Peserta diajak untuk merefleksikan kondisi pembelajaran di sekolah masing-masing, mengidentifikasi kebutuhan penguatan literasi dan numerasi, serta mendiskusikan berbagai strategi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran. Kegiatan juga menjadi wadah bagi sekolah untuk berbagi pengalaman dan praktik baik sehingga dapat saling belajar dan mengembangkan inovasi pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Penguatan literasi dan numerasi diharapkan tidak hanya dilaksanakan melalui kegiatan khusus, tetapi terintegrasi dalam berbagai mata pelajaran dan aktivitas pembelajaran. Dengan pendekatan yang kontekstual dan berpusat pada peserta didik, kemampuan membaca, memahami informasi, berpikir kritis, bernalar, memecahkan masalah, serta menggunakan konsep numerasi dapat berkembang secara lebih bermakna. Oleh karena itu, hasil Bimtek diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh setiap sekolah melalui program dan praktik pembelajaran yang nyata.
Kegiatan Bimtek Penguatan Literasi dan Numerasi bagi sekolah penerima BOSP Kinerja Tahun 2026 Gugus 3 Kabupaten Purworejo berlangsung dengan baik. Melalui kegiatan ini, terbangun semangat kolaborasi antara sekolah, fasilitator, pengawas sekolah, dan Korwilcambidik dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Selanjutnya, setiap sekolah diharapkan dapat mengimplementasikan hasil kegiatan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi satuan pendidikan masing-masing, sehingga pemanfaatan BOSP Kinerja benar-benar mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan perkembangan kompetensi peserta didik.
