- Pegawai Dindikbud mengikuti kegiatan apel pagi
- Pemetaan Kebutuhan Guru dan Kepala Sekolah Perkuat Mutu Pendidikan di Purworejo
- Pentingnya Asesmen Siswa dan Guru untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Kabupaten Purworejo
- DINDIKBUD IKUTI PENTAS DALANG CILIK PEPADI PURWOREJO
- TK Kartini Karangrejo gelar Persiapan Revitalisasi
- Dindikbud Purworejo Gelar Sosialisasi SPMB Jenjang SMP Tahun 2026
- Tim EGov Dindikbud Purworejo terima Evaluasi Inovasi Daerah
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Hadiri Launching Insersi Pendidikan Perkoperasian
- Dikbud Purworejo ikuti Program Pelatihan BK yang digelar oleh BBGTK Karanganyar
- OJT Perkuat Kompetensi Bahasa Inggris dan Strategi Pembelajaran Guru SD
Cegah narkoba sejak usia remaja

Narkoba dan Napza dua kata yang menjadi perhatian dalam generasi bangsa saat ini. Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan obat berbahaya. Napza adalah singkatan dari Narkotika Alkohol Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya. Nikotik secara etimologi berasal dari bahasa Yunani yang artinya ‘kelenger’, merujuk pada sesuatu yang bias membuat seseorang tak sadarkan diri (fly), sedangkan dalam bahasa Inggris narcotic lebih mengarah ke obat yang membuat penggunanya kecanduan.
Narkotika secara farmakologik adalah opioida, tetapi menurut UU no 35, tahun 2009 narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. Seiring berjalannya waktu keberadaan narkoba bukan hanya sebagai penyembuh namun justru menghancurkan. Awalnya narkoba masih digunakan sesekali dalam dosis kecil dan tentu saja dampaknya tak terlalu berarti. Namun perubahan jaman dan mobilitas kehidupan membuat narkoba menjadi bagian dari gaya hidup, dari yang tadinya hanya sekedar perangkat medis, kini narkoba mulai tenar digaungkan sebagai dewa dunia, penghilang rasa sakit.
Hingga kini penyebaran narkoba sudah hamper tak bias dicegah. Mengingat hamper seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari Bandar narkoba yang senang mencari mangsa dikawasan sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bias membuat para orang tua, ormas, pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu merajarela. Upaya memberantas narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Maka dari itu kegiatan SD N Sendangsari Kecamatan Bener bersama walisiswa menyelenggarakan Kegiatan penyuluhan Narkoba guna mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Agar Orang tua diharapkan dapat lebih aktif mengawasi dan mendidik anaknya untuk menjauhi Narkoba.
