- PERINGATI HARI ANAK NASIONAL, SDN PURWOREJO DAN SDN KEMIRI LOR BELAJAR SAMBIL BERMAIN DI MUSEUM TOSAN AJI
- Dindikbud Kabupaten Purworejo Gelar Rakor Pemetaan Guru Mata Pelajaran SMP untuk Mendukung Pemerataan Layanan Pendidikan
- MENGUSUNG TEMA KEMARITIMAN VIJAYA JALADRI NUSANTARA HARI PERTAMA PAMERAN ABHINAWA BHUMI 2 MUSEUM TOSAN AJI DIBANJIRI PENGUNJUNG
- Langkah Bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo dan BBPMP Provinsi Jawa Tengah tentang Wajib Belajar 13 Tahun dan Tangani Anak Tidak Sekolah
- Dindikbud Kabupaten Purworejo Fasilitasi Pelaksanaan UKKJ Jabatan Fungsional Guru Tahap I Tahun 2026
- UJI KOMPETENSI TATA BUSANA LEVEL II
- PELAKSANAAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL TINGKAT PROVINSI TAHUN 2026 DI SMP NEGERI 2 PURWOREJO
- Dindikbud Purworejo Gelar Koordinasi Persiapan Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah APBN Tahun 2026
- Guna Peningkatan Mutu Pelayanan Pendidikan ASN Dindikbud Purworejo diberi pengarahan
- PRASAMA MIYARA 2 RAMAIKAN PURWOREJO 7 MUSEUM SEJAWA TENGAH HADIR RIBUAN PENGUNJUNG PADATI LAPANGAN TENIS PENDOPO BUPATI
Cegah narkoba sejak usia remaja

Narkoba dan Napza dua kata yang menjadi perhatian dalam generasi bangsa saat ini. Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan obat berbahaya. Napza adalah singkatan dari Narkotika Alkohol Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya. Nikotik secara etimologi berasal dari bahasa Yunani yang artinya ‘kelenger’, merujuk pada sesuatu yang bias membuat seseorang tak sadarkan diri (fly), sedangkan dalam bahasa Inggris narcotic lebih mengarah ke obat yang membuat penggunanya kecanduan.
Narkotika secara farmakologik adalah opioida, tetapi menurut UU no 35, tahun 2009 narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. Seiring berjalannya waktu keberadaan narkoba bukan hanya sebagai penyembuh namun justru menghancurkan. Awalnya narkoba masih digunakan sesekali dalam dosis kecil dan tentu saja dampaknya tak terlalu berarti. Namun perubahan jaman dan mobilitas kehidupan membuat narkoba menjadi bagian dari gaya hidup, dari yang tadinya hanya sekedar perangkat medis, kini narkoba mulai tenar digaungkan sebagai dewa dunia, penghilang rasa sakit.
Hingga kini penyebaran narkoba sudah hamper tak bias dicegah. Mengingat hamper seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari Bandar narkoba yang senang mencari mangsa dikawasan sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bias membuat para orang tua, ormas, pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu merajarela. Upaya memberantas narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Maka dari itu kegiatan SD N Sendangsari Kecamatan Bener bersama walisiswa menyelenggarakan Kegiatan penyuluhan Narkoba guna mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Agar Orang tua diharapkan dapat lebih aktif mengawasi dan mendidik anaknya untuk menjauhi Narkoba.
