- UJI KOMPETENSI TATA BUSANA LEVEL II
- PELAKSANAAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL TINGKAT PROVINSI TAHUN 2026 DI SMP NEGERI 2 PURWOREJO
- Dindikbud Purworejo Gelar Koordinasi Persiapan Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah APBN Tahun 2026
- Guna Peningkatan Mutu Pelayanan Pendidikan ASN Dindikbud Purworejo diberi pengarahan
- PRASAMA MIYARA 2 RAMAIKAN PURWOREJO 7 MUSEUM SEJAWA TENGAH HADIR RIBUAN PENGUNJUNG PADATI LAPANGAN TENIS PENDOPO BUPATI
- SMP Negeri 23 Purworejo mengawali kegiatan awal tahun ajaran baru dengan MPLS
- Dindikbud Purworejo Perkuat Sinergi Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Anak Berisiko Putus Sekolah Tahun 2026
- SMP NEGERI 37 PURWOREJO MERIAHKAN PENYAMBUTAN BUPATI DALAM RANGKAIAN EXPLORE BENER SUPER
- Dindikbud Purworejo Gelar Pameran Museum Temporer Tosan Aji 2026
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Ikuti Advokasi Survei Lingkungan Belajar PAUD di Tangerang Selatan
Dikbud Purworejo ikuti Program Pelatihan BK yang digelar oleh BBGTK Karanganyar

Purworejo, 5 Juni 2026 — Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Karanganyar menggelar kegiatan Koordinasi dan Verifikasi Data Program Pelatihan Bimbingan dan Konseling (BK) pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dinas pendidikan dan pemangku kepentingan bidang pendidikan dari berbagai daerah guna memastikan kesiapan pelaksanaan program pelatihan BK di tingkat kabupaten. Salah satu pesertanya dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo
Rapat koordinasi tersebut membahas sejumlah agenda penting terkait pelaksanaan program pelatihan dan penguatan layanan bimbingan konseling di sekolah. Fokus utama pembahasan adalah diseminasi program “7 Jurus BK Hebat” yang direncanakan akan dilaksanakan di masing-masing kabupaten sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam memberikan layanan pendampingan kepada peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, peserta melakukan verifikasi data sasaran pelatihan agar pelaksanaan program dapat berjalan tepat sasaran dan efektif. Adapun sasaran utama program diseminasi meliputi guru Sekolah Dasar (SD), guru BK non fasilitas daerah (non fasda), serta guru mata pelajaran yang sekaligus menjalankan peran sebagai wali kelas atau guru wali.
Program “7 Jurus BK Hebat” diharapkan mampu memperkuat pemahaman dan keterampilan guru dalam mendampingi perkembangan peserta didik, baik dari aspek akademik, sosial, maupun emosional. Selain itu, program ini juga menjadi langkah strategis dalam memperluas layanan BK di sekolah yang belum memiliki guru BK secara khusus.
Melalui koordinasi dan verifikasi data ini, BBGTK Karanganyar berharap seluruh tahapan pelaksanaan program dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan di daerah.
