- Awali Semester 2 dengan Disiplin dan Keceriaan
- Gedung TK LKMD Winonglor diresmikan kepala desa dan pejabat dindikbud
- Kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera Hari Pertama Semester Genap SMP Negeri 22 Purworejo
- Peresmian Rehabilitasi Gedung TK Bayangkari 83
- SMP Negeri 22 Purworejo gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penanganan Siswa ABK dan Pemanfaatan IFP
- Kementerian Kebudayaan RI Lakukan Monitoring Penggunaan DAK Non Fisik di Museum Tosan Aji
- Peringatan Hari Ibu di SMP Negeri 25 Purworejo
- Peningkatan Kapasitas Pendidik & Tenaga Kependidikan PGRI Cabang Kaligesing
- Upacara Peringatan Hari Ibu Tahun 2025 di SD Negeri Kepatihan
- SD NegSD Negeri Pangengudang Gelar Kegiatan Parent Teaching Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah
Kartini Kecil, Penuh Warna

Wonoroto Senin, 21 April 2025 dalam semarak bulan April yang identik dengan
perjuangan emansipasi wanita, SDN Wonoroto menggelar peringatan Hari Kartini dengan
penuh makna dan semangat. Kegiatan ini berlangsung meriah dan sarat akan pesan
kebangsaan serta nilai-nilai perjuangan yang ditinggalkan oleh Raden Ajeng Kartini.Sekolah
mengambil tema “Kartini Kecil Penuh Warna”
Sejak pagi, halaman sekolah tampak semarak oleh kehadiran para siswa-siswi dan
bapak ibu guru yang mengenakan pakaian adat Jawa. Nuansa budaya kental terasa, seolah
mengajak seluruh warga sekolah untuk menengok kembali akar sejarah perjuangan
perempuan Indonesia.
Acara dibuka dengan upacara peringatan Hari Kartini. Dalam suasana khidmat, Ibu
Sri Warsini selaku Kepala Sekolah memberikan amanat yang menggugah semangat. Beliau
menyampaikan pentingnya meneladani semangat juang RA Kartini yang gigih
memperjuangkan hak perempuan untuk mendapatkan pendidikan.
"RA Kartini adalah sosok perempuan hebat yang tidak hanya berani bermimpi, tapi
juga berjuang keras agar perempuan bisa merasakan pendidikan yang layak setara dengan
kaum laki-laki," ucap Ibu Sri dalam amanatnya. "Kita semua, terutama anak-anak, harus
melanjutkan perjuangan beliau dengan belajar sungguh-sungguh agar tidak tertinggal di era
perkembangan zaman yang semakin pesat."
Amanat tersebut disambut tepuk tangan semangat dari para peserta upacara. Para
siswa terlihat antusias dan memahami bahwa perjuangan belum berakhir, dan mereka lah
generasi penerus yang memegang obor menuju Indonesia Emas
Setelah upacara, kemeriahan dilanjutkan dengan berbagai lomba yang bertema
Kartini. Di antaranya adalah lomba menyanyikan lagu "Ibu Kita Kartini", lomba membaca
puisi bertema Kartini, serta lomba fashion show busana adat.
Lomba menyanyi dipenuhi semangat patriotik. Suara-suara mungil para siswa
menggema membawakan lagu yang telah menjadi simbol perjuangan perempuan Indonesia
itu. Tak kalah menarik, lomba membaca puisi pun membuat suasana menjadi haru. Para
peserta mengekspresikan isi hati tentang kekaguman mereka terhadap sosok Kartini dengan
lantang dan percaya diri.
Namun, puncak keceriaan terjadi saat lomba fashion show dimulai. Para siswa, baik
laki-laki maupun perempuan, tampil penuh percaya diri berjalan di catwalk karpet hijau
sederhana yang disiapkan di halaman sekolah. Mereka memamerkan pakaian adat dengan
senyum ceria, membuktikan bahwa budaya bisa dikenalkan dengan cara menyenangkan.
Melalui kegiatan ini, SDN Wonoroto berhasil menyemai semangat Kartini dalam jiwa
para siswanya. Bukan hanya mengenang perjuangan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran
bahwa setiap anak, tanpa memandang jenis kelamin, memiliki hak dan kesempatan yang
sama untuk maju dan berkembang.
Hari itu bukan hanya peringatan biasa, tapi juga momentum untuk menyalakan api
semangat belajar dan berprestasi, sebagai bentuk nyata dari meneruskan cita-cita Kartini.
