- Dindikbud Kabupaten Purworejo Terima Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Cilacap
- ASN Dindikbud tekankan Perkuat Disiplin Profesionalisme dan Sinergi Kerja
- Dindikbud Purworejo Gelar Pembinaan Pegawai Perkuat Profesionalisme dan Nilai Keteladanan
- KADINDIKBUD HIMBAU ASN UNTUK TERTIB EKINERJA
- Sosialisasi Dapodik jenjang SMP sekabupaten purworejo penutup kegiatan yang berlangsung sebulan
- Semarakan HUT ke 81 Kemerdekaan RI Dindikbud Kabupaten Purworejo Gelar Jalan Santai
- APEL ISTIMEWA PERSIAPAN TUGAS PANITIA KARNAVAL DINDIKBUD
- Sosialisasi Dapodik percepat pemutakhiran menjelang cut off
- Karnaval ke 2 HUT ke-81 RI tahun 2026 kabupaten Purworejo Sukses Digelar
- Karnaval ke 2 kabupaten purworejo jenjang SDMI SMPMTs SMAK Tahun 2026 dipersiapkan tim Dindikbud
Melatih Hidup Hemat dan Menabung Sejak Dini di SD Negeri Bukur

Seperti kata pepatah “sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit” SD negeri Bukur memulai kebiasaan baik untuk menyisihkan sebagian uang jajan untuk ditabung. SD Negeri Bukur bekerja sama dengan Bank Jateng unit Purwodadi untuk mengelola uang Tabungan tersebut. Peserta didik diberikan kemudahan dalam menabung melalui program Bank Jateng Go To School Dimana petugas bank akan datang ke sekolah untuk jemput bola.
Program ini bertujuan melatih hidup hemat menyiapkan dana untuk kebutuhan mendadak. Selain itu, peserta didik dapat belajar cara menabung di bank secara resmi dan dilindungi hukum.
Program ini memastikan bahwa anak-anak dapat menabung saat petugas Bank Jateng datang dengan nominal setoran awal Rp5000,- dan selanjutnya tidak dibebankan nominal minimal kepada anak-anak untuk menabung. Peserta didik dapat menabung sesuai dengan kemampuan dari uang jajan yang sudah disisihkan. Sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibuat antara pihak bank dan sekolah, petugas datang ke sekolah satu hingga dua kali dalam satu bulannya. Selama tenggat waktu yang sudah ditentukan, anak-anak dapat menyisihkan uang jajannya kemudian ditabung saat petugas datang.
SimPel (Simpanan Pelajar) adalah tabungan yang berlaku sampai peserta didik berusia 17 tahun. Tidak ada pemotongan atau administrasi bank dan tabungan dapat diambil kapanpun dibutuhkan di Bank Jateng dengan membawa KIA. Hal ini tentu menguntungkan karena menyimpan di bank lebih aman dan terpercaya. Dengan kebiasaan menyisihkan uang jajan maka pepatah “muda menabung tua beruntung” akan tercapai.
