- KEGIATAN IHT SMP NEGERI 13 PURWOREJO
- Rapat Kerja Kepala Sekolah Wilcambidik Bruno Perkuat Kesiapan Satuan Pendidikan Hadapi 2026
- SD/MI se-Kwarran Bruno Gelar Perkemahan Satu Hari; Wahana Pembinaan Karakter
- Dikbud Kabupaten Purworejo gelar Sosialisasi dan Evaluasi Pengelolaan Dana BOSP di Kabupaten Purworejo
- Awali Semester 2 dengan Disiplin dan Keceriaan
- Gedung TK LKMD Winonglor diresmikan kepala desa dan pejabat dindikbud
- Kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera Hari Pertama Semester Genap SMP Negeri 22 Purworejo
- Peresmian Rehabilitasi Gedung TK Bayangkari 83
- SMP Negeri 22 Purworejo gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penanganan Siswa ABK dan Pemanfaatan IFP
- Kementerian Kebudayaan RI Lakukan Monitoring Penggunaan DAK Non Fisik di Museum Tosan Aji
Melatih Hidup Hemat dan Menabung Sejak Dini di SD Negeri Bukur

Seperti kata pepatah “sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit” SD negeri Bukur memulai kebiasaan baik untuk menyisihkan sebagian uang jajan untuk ditabung. SD Negeri Bukur bekerja sama dengan Bank Jateng unit Purwodadi untuk mengelola uang Tabungan tersebut. Peserta didik diberikan kemudahan dalam menabung melalui program Bank Jateng Go To School Dimana petugas bank akan datang ke sekolah untuk jemput bola.
Program ini bertujuan melatih hidup hemat menyiapkan dana untuk kebutuhan mendadak. Selain itu, peserta didik dapat belajar cara menabung di bank secara resmi dan dilindungi hukum.
Program ini memastikan bahwa anak-anak dapat menabung saat petugas Bank Jateng datang dengan nominal setoran awal Rp5000,- dan selanjutnya tidak dibebankan nominal minimal kepada anak-anak untuk menabung. Peserta didik dapat menabung sesuai dengan kemampuan dari uang jajan yang sudah disisihkan. Sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibuat antara pihak bank dan sekolah, petugas datang ke sekolah satu hingga dua kali dalam satu bulannya. Selama tenggat waktu yang sudah ditentukan, anak-anak dapat menyisihkan uang jajannya kemudian ditabung saat petugas datang.
SimPel (Simpanan Pelajar) adalah tabungan yang berlaku sampai peserta didik berusia 17 tahun. Tidak ada pemotongan atau administrasi bank dan tabungan dapat diambil kapanpun dibutuhkan di Bank Jateng dengan membawa KIA. Hal ini tentu menguntungkan karena menyimpan di bank lebih aman dan terpercaya. Dengan kebiasaan menyisihkan uang jajan maka pepatah “muda menabung tua beruntung” akan tercapai.
