- PERINGATI HARI ANAK NASIONAL, SDN PURWOREJO DAN SDN KEMIRI LOR BELAJAR SAMBIL BERMAIN DI MUSEUM TOSAN AJI
- Dindikbud Kabupaten Purworejo Gelar Rakor Pemetaan Guru Mata Pelajaran SMP untuk Mendukung Pemerataan Layanan Pendidikan
- MENGUSUNG TEMA KEMARITIMAN VIJAYA JALADRI NUSANTARA HARI PERTAMA PAMERAN ABHINAWA BHUMI 2 MUSEUM TOSAN AJI DIBANJIRI PENGUNJUNG
- Langkah Bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo dan BBPMP Provinsi Jawa Tengah tentang Wajib Belajar 13 Tahun dan Tangani Anak Tidak Sekolah
- Dindikbud Kabupaten Purworejo Fasilitasi Pelaksanaan UKKJ Jabatan Fungsional Guru Tahap I Tahun 2026
- UJI KOMPETENSI TATA BUSANA LEVEL II
- PELAKSANAAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL TINGKAT PROVINSI TAHUN 2026 DI SMP NEGERI 2 PURWOREJO
- Dindikbud Purworejo Gelar Koordinasi Persiapan Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah APBN Tahun 2026
- Guna Peningkatan Mutu Pelayanan Pendidikan ASN Dindikbud Purworejo diberi pengarahan
- PRASAMA MIYARA 2 RAMAIKAN PURWOREJO 7 MUSEUM SEJAWA TENGAH HADIR RIBUAN PENGUNJUNG PADATI LAPANGAN TENIS PENDOPO BUPATI
Mendapat kunjungan istimewa dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kulonprogo

Senin 23 Desember 2019 Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo kedatangan saudara dari Dinas Pendidikan Kabupaten tetangga yakni Kabupaten Kulon Progo. Dalam rangka untuk meningkatkan kinerja OPD Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo terutama dalam hal penganggaran dan pengelolaan aset, dilakukan kegiatan menimba ilmu serta saling bertukar informasi perihal kegiatan dimaksud. Dengan demikian maka harapanya dari kedua belah pihak mendapatkan suatu gagasan atau suatu metode baru dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dilalui baik saat melaksanakan kegiatan yang berjalan ataupun terkait dengan dokumentasi laporan kegiatan yang telah dilaksanakan yang kedepanya berorientasi pada hasil audit badan pemeriksaan keuangan dengan opini wajar tanpa pengecualian.
Seperti yang telah diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten Purowrejo telah memperoleh penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) sebanyak 7 kali berturut-turut. Tentu saja yang menjadi perhatian dan salah satu unsur terbitnya opini tersebut adalah dari pengelolaan data aset yang baik. Seolah-olah pemeriksaan terkait dengan aset ini yang menjadi juru kunci tonggak terbitnya opini WTP, bagaimana tidak setiap audit dari BPK perihal pengelolaan aset ini menjadi kegiatan terakhir yang diperiksa.
Kabupaten Kulon Progo juga telah memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) sebanyak 6 kali berturut-turut dan secara konsep hasil audit hampir sama yakni poros penilaian ada pada pengelolaan aset. Dalam kunjuangannya Dinas Pendidikan Kabupaten Kulonprogo ini berkesempatan untuk menimba ilmu dan sharing bersama terkait dengan pengelolaan aset yang ada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo. Dengan diwakili sekretaris Dinas Pendidikan Kulon Progo dan disambut pula oleh Sekretaris Dindikpora Kabupaten Purworejo kegiatan langsung dimulai dengan berdiskusi terkait pengelolaan aset.
Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo dengan 506 SD dan 43 SMP dapat terbayangkan bagaimana ribetnya pengelolaan aset bila tidak terstruktur dan terlaksana dengan baik. Untuk itu dalam kesempatan berdiskusi tersebut dijelaskan sistem pengelolaan aset yang selama ini diterapkan di Dindikpora Kabupaten Purworejo dan dianggap cukup efektif yaitu salah satunya adalah menyiapkan pioner-pioner kualitas dari sekolah dalam mendukung inventarisir dan pengelolaanya. Ternyata hal ini cukup berbeda dengan apa yang ada di Kulon Progo sehingga hal tersebut dapat menjadi masukkan untuk tim pengelola aset yang ada di Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo. Selain itu juga berdiskusi terkait dengan bagaimana penganggaran untuk setiap kegiatanya sampai dengan bagaiman menginformasikan kegiatan yang telah terlaksana agar dapat di pantau oleh masyarakat salah satunya melalui website.
Kegiatan kunjungan diakhiri dengan pemberian cindra mata dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo kepada Tim Dindikpora Kabupaten Puroworejo. Cindra mata yang tak ternilai berupa batik khas dari kulonprogo dengan aksen warna yang menarik. Terimakasih atas segala kerjasamanya semua saling berharap agar dunia pendidikan semakin maju dan berkualitas karen pembangunan bangsa tidak lain berawal dari Pendidikan.
