- APEL ISTIMEWA PERSIAPAN TUGAS PANITIA KARNAVAL DINDIKBUD
- Sosialisasi Dapodik percepat pemutakhiran menjelang cut off
- Karnaval ke 2 HUT ke-81 RI tahun 2026 kabupaten Purworejo Sukses Digelar
- Karnaval ke 2 kabupaten purworejo jenjang SDMI SMPMTs SMAK Tahun 2026 dipersiapkan tim Dindikbud
- Dindikbud Purworejo Ikuti Pembukaan Pelatihan BCKS Jawa Tengah
- DINDIKBUD SUKSES MENJADI PANITIA KARNAVAL KATEGORI TK/PAUD
- FINAL CHEKING PERSIAPAN KARNAVAL DINDIKBUD
- BBPMP Provinsi Jawa Tengah terus mendorong Dindikbud Kabupaten Purworejo untuk mewujudkan SPM
- Pegawai Dindikbud Sukses Jadi Panitia Karnaval PAUD di Alun-Alun Kabupaten Purworejo
- Pegawai Dindikbud Siap Siaga menjadi panitia Karnafal
MONITORING PASCA BENCANA POHON TUMBANG DI TK ABA 2 PANGENREJO PURWOREJO

Purworejo – Senin, 20 Oktober 2025, telah dilaksanakan kegiatan Monitoring Pasca Bencana di TK ABA 2 Pangenrejo, Purworejo, yang dimulai pukul 11.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas kejadian tumbangnya pohon Asam besar di halaman sekolah yang terjadi pada Jumat malam, 13 Oktober 2025, pukul 19.30 WIB.
Dalam peristiwa tersebut, pohon tumbang menyebabkan kerusakan pada beberapa fasilitas sekolah, di antaranya papan nama sekolah (neon box) yang mengalami kerusakan cukup parah, serta kanopi area parkir yang turut roboh akibat tertimpa pohon.
Penanganan awal telah dilakukan oleh tim dari BPBD Kabupaten Purworejo yang bergerak cepat dalam evakuasi dan penanganan dampak bencana. Namun, proses pembersihan akhir dan pemulihan ringan dilakukan secara mandiri oleh pihak sekolah.
Monitoring pasca bencana kali ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Korwilcambidik dan Pengawas TK Kabupaten, serta tim dari Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo yang terdiri dari PPTK M. Y. Parwati, pelaksana Miftah Kurohman, dan Hari Purnomo. Dalam kesempatan tersebut, pihak Dinas Pendidikan memberikan arahan terkait solusi pendanaan pemulihan kerusakan, yakni dengan menganggarkan maksimal 20% dari dana BOP untuk kegiatan pemeliharaan pada tahun anggaran 2026.
Pihak sekolah berharap adanya bantuan dan perhatian lebih lanjut dari dinas terkait guna menyelesaikan kerugian yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut, serta memastikan lingkungan sekolah kembali aman dan nyaman bagi anak-anak didik.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan terjalin koordinasi yang baik antara pihak sekolah, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya dalam menangani dampak bencana, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di lingkungan pendidikan.
