- SDN ROWODADI KUNJUNGI PERPUSDA KUTOARJO
- BPPMP Prov Jateng serahkan rekomendasi rombongan rombel yang dikecualikan untuk SPMB 2026
- 16 ASN Dindikbud raih penghargaan kenaikan pangkat
- Meningkatkan Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Purworejo DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Gelar Pelatihan Kesenian
- KUNJUNGAN BERJIBAKU BERSAMA WAJIB MEMBACA BUKU SDN POLOMARTO KE PERPUSTAKAAN DAERAH PURWOREJO
- Team Pelaksana Hibah dari Bidang P3 monitoring ke RA Asyakal Desa Brenggong
- Konservasi Koleksi Museum Tosan Aji: Melestarikan Warisan Budaya Nusantara
- Pererat Silaturahmi, Insan Pendidikan Kaligesing Gelar Halal Bihalal \"Kembali Suci\" di Gedung KPRI
- Kepala DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Dukung Pelestarian Budaya: Hadiri Silaturahmi dan Pameran Keris Paguyuban Paseban Risangaji
- Simulasi TKA Erlangga Periode 2 Tahun 2026 Berjalan Lancar, Siswa SMP Negeri 9 Purworejo Semakin Siap Hadapi Ujian
Pelatihan peningkatan IT untuk proses KBM secara Daring

Dalam rangka Work From Home (bekerja dan belajar dirumah) bagi guru dan siswa dalam memberi pelajaran dan belajar dengan sistem online selama masa pencegahan COVID-19 perlu dilakukan pelatihan penerapan IT dalam pembelajaran daring. Kegiatan pelatihan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto, SH,MM, dan dihadiri pula oleh perwakilan Komite Sekolah.
Sekitar 30 persen guru mengikuti pelatihan ini dan 70 persen guru mengikuti secara online dirumah ( Work From Home). Kepala SMPN 4 Purworejo, Drs.Eko Partono, M.M.Pd mengatakan, tujuan dari pelatihan penerapan IT adalah untuk meningkatkan mutu pembelajaran SMPN 4, menambah kemampuan guru dalam implentasi IT dan pengembangan perangkat pembelajaran lainnya, terpantaunya tugas-tugas guru dan siswa dan tersusunnya dokumen kegiatan guru dan siswa SMP Negeri 4 Purworejo, selama masa pencegahan COVID’19, serta menambah wawasan. Selama Work From Home, kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMP Negeri 4 Purworejo berjalan seperti biasa namun secara online dengan menggunakan aplikasi Google Classroom.
“Walau pembelajaran dengan sistem online, semua pembelajaran sudah terjadwal seperti pelajaran biasa,”ujar Kepala SMP N 4 Purworejo.
Namun ada pro dan kontra dalam belajar sistem online ini menurutnya yaitu banyak orang tua murid yang mengeluh boros dalam pemakaian kuota data internet serta kurang maksimal dalam pengawasan. Namun disisi lain keuntungannya siswa menjadi lebih mandiri dan benar -benar belajar dirumah. “Sampai saat ini kegiatan belajar dirumah secara online yang diterapkan di SMP Negeri 4 Purworejo berjalan lancar sesuai jadwal dan tidak ada kendala berarti,” lanjutnya.
Sampai saat ini hampir seluruh SMP Negeri melakukan kegiatan belajar mengajar secara online guna mencegah penularan virus covid 19 yang semakin banyak terdampak di Kabupaten Purworejo ini. Kegiatan akan berlangsung sampai 29 Mei 2020 dan ada kemungkinan diperpanjang lagi kalo wabah pandemi corona ini belum juga dapat di tekan pertumbuhan terjangkitnya..
