- DINDIKBUD Purworejo Ikuti Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) 2026, Ajukan Wayang Gagrak Bagelenan, Clorot, dan Sega Penek Ngandul
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Laksanakan Konsultasi dan Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Diklat Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026
- PENYERAHAN SK MUTASI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PURWOREJO
- Cetak Pembina Tersertifikasi, Kwartir Ranting Purwodadi Sukses Gelar Kursus Mahir Lanjutan 2026
- Isi Kekosongan Jabatan, 29 Kepala Sekolah SD dan SMP di Purworejo Resmi Dilantik dan Dikukuhkan
- Dindikbud Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kebijakan WFA Guru Saat Libur Semester, Langkah Implementasi Segera Dimatangkan
- Kegiatan Fun Game Meriahkan Classmeeting SDN Lubanglor
- Bukan Sekedar Ritual, Jamasan Tosan Aji dan Wayangan Jadi Identitas Masyarakat Bagelen
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Gelar PKG BK Diseminasi, Perkuat Kompetensi Guru BK melalui 7 Jurus BK Hebat
- Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Purworejo Berjalan Lancar
SMP Negeri 17 Purworejo laksanakan ANBK 2025

Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan program evaluasi yang diselenggarakan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. ANBK dilaksanakan guna memetakan mutu pendidikan berdasarkan hasil belajar murid, kualitas proses pembelajaran, dan lingkungan satuan pendidikan. SMP Negeri 17 Purworejo sebagai salah satu satuan pendidikan berkewajiban melaksanakan ANBK. Pelaksanaan ANBK ini diharapkan memberikan gambaran obyektif terkait capaian literasi membaca, numerasi, serta survei karakter dan lingkungan belajar di sekolah, sehingga dapat menjadi dasar perencanaan peningkatan mutu pendidikan di SMP Negeri 17 Purworejo.
Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMP Negeri 17 Purworejo Tahun Ajaran 2025/2026 dilaksanakan secara bertahap dan terstruktur agar kegiatan berjalan lancar. Kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada guru, murid, dan wali murid untuk memberikan pemahaman tentang tujuan ANBK, materi asesmen, teknis pelaksanaan, serta pentingnya partisipasi semua pihak. Selanjutnya, sekolah mengintegrasikan latihan soal literasi dan numerasi ke dalam kegiatan pembiasaan pagi. Langkah ini bertujuan untuk membiasakan murid mengerjakan soal berbasis kompetensi serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi asesmen.
Tahap berikutnya adalah simulasi ANBK yang dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana seperti komputer, jaringan internet, server lokal, dan perangkat lunak asesmen. Pada tahap ini murid dikenalkan dengan tata cara login, pengerjaan soal, serta pengisian survei agar terbiasa dengan sistem berbasis komputer. Setelah itu dilaksanakan gladi bersih sebagai uji coba terakhir sebelum asesmen resmi berlangsung. Gladi bersih ini menguji seluruh aspek teknis termasuk pembagian sesi, penjadwalan, dan prosedur pelaksanaan.
Pelaksanaan ANBK resmi dilakukan pada tanggal 25–26 Agustus 2025 di Laboratorium Komputer SMP Negeri 17 Purworejo. Asesmen diikuti oleh 45 murid kelas VIII yang dipilih secara acak, dengan pembagian tiga sesi, masing-masing sesi diikuti 15 murid. Kegiatan berlangsung dengan dukungan guru pengawas ruang, proktor, dan teknisi yang memastikan kelancaran proses asesmen. Setelah seluruh rangkaian asesmen selesai, pihak sekolah mengadakan evaluasi pelaksanaan untuk mengidentifikasi kendala, memeriksa kelancaran kegiatan, serta menyusun laporan resmi. Evaluasi ini menjadi dasar perbaikan dan penguatan mutu pelaksanaan ANBK pada tahun berikutnya.
Pelaksanaan ANBK bertujuan untuk memotret mutu pendidikan secara nasional, provinsi, kabupaten, maupun satuan pendidikan melalui pengukuran kompetensi murid.
Tujuan diadakannya kegiatan ANBK ini antara lain sebagai berikut.
- Memperoleh data dan informasi terkait kompetensi literasi membaca dan numerasi murid.
- Mengukur kualitas proses belajar mengajar dan lingkungan satuan pendidikan melalui survei karakter dan survei lingkungan belajar.
- Memberikan dasar perumusan kebijakan untuk peningkatan mutu pendidikan di SMP Negeri 17 Purworejo.
- Meningkatkan kesiapan sekolah dalam menghadapi asesmen berbasis teknologi informasi.
