- Awali Semester 2 dengan Disiplin dan Keceriaan
- Gedung TK LKMD Winonglor diresmikan kepala desa dan pejabat dindikbud
- Kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera Hari Pertama Semester Genap SMP Negeri 22 Purworejo
- Peresmian Rehabilitasi Gedung TK Bayangkari 83
- SMP Negeri 22 Purworejo gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penanganan Siswa ABK dan Pemanfaatan IFP
- Kementerian Kebudayaan RI Lakukan Monitoring Penggunaan DAK Non Fisik di Museum Tosan Aji
- Peringatan Hari Ibu di SMP Negeri 25 Purworejo
- Peningkatan Kapasitas Pendidik & Tenaga Kependidikan PGRI Cabang Kaligesing
- Upacara Peringatan Hari Ibu Tahun 2025 di SD Negeri Kepatihan
- SD NegSD Negeri Pangengudang Gelar Kegiatan Parent Teaching Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah
Pendidikan harus berisikan nilai budaya/kearifan lokal

Filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara berisikan tujuan utama pendidikan: memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan dan melestarikan kebudayaan. Pada bagian kedua ialah fokus utama kegiaan pembelajaran: membaca, menulis dan berhitung. Intisari ketiga ialah kodrat alam peserta didik yang memiliki bakat dan rasa ingin tau terhadap pengetahuan, dan kodrat zaman di mana siswa dan siswi harus mengikuti teknologi. Di bagian lain, proses pendidikan harus berisikan nilai budaya/kearifan lokal. Kemudian pendidikan saat ini menuntu pendidik untuk terus belajar, berinovasi dan menggunakan metode yang tepat sehingga siswa dan siswi dapat menggali kemampuannya dalam belajar baik berupa diskusi, menanya, berkolaborasi dan berkreasi. Dengan kegiatan dalam dunia pendidikan saat ini, siswa dan siswi dapat membawa kebahagiannya dalam tujuan dalam pendidikan dan juga mencerminkan Profil Pelajar Pancasila.
Ki Hadjar Dewantara juga menegaskan bahwa seorang pendidik harus menghamba/berpusat pada murid di mana tujuan pendidikan tersebut untuk membahagian peserta didik tersebut. Juga pendidikan harus melihat siswa dan siswi yang memiliki kondrat alam, memiliki bakat dan rasa ingin belajar, dan kodrat alam, peserta didik harus mengikuti perkembangan zaman/teknologi, sehingga pendidikan tersebut menuntun siswa dan siswi untuk lebih baik, kodrat alam melalui self assement untuk menemukan dan mengembangkan bakatnya, merdeka belajar di mana siswa dan siswi belajar sesuai dengan tujuan/bakatnya untuk kebahagian siswa dan siswi tersebut.
