- SDN ROWODADI KUNJUNGI PERPUSDA KUTOARJO
- BPPMP Prov Jateng serahkan rekomendasi rombongan rombel yang dikecualikan untuk SPMB 2026
- 16 ASN Dindikbud raih penghargaan kenaikan pangkat
- Meningkatkan Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Purworejo DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Gelar Pelatihan Kesenian
- KUNJUNGAN BERJIBAKU BERSAMA WAJIB MEMBACA BUKU SDN POLOMARTO KE PERPUSTAKAAN DAERAH PURWOREJO
- Team Pelaksana Hibah dari Bidang P3 monitoring ke RA Asyakal Desa Brenggong
- Konservasi Koleksi Museum Tosan Aji: Melestarikan Warisan Budaya Nusantara
- Pererat Silaturahmi, Insan Pendidikan Kaligesing Gelar Halal Bihalal \"Kembali Suci\" di Gedung KPRI
- Kepala DINDIKBUD Kabupaten Purworejo Dukung Pelestarian Budaya: Hadiri Silaturahmi dan Pameran Keris Paguyuban Paseban Risangaji
- Simulasi TKA Erlangga Periode 2 Tahun 2026 Berjalan Lancar, Siswa SMP Negeri 9 Purworejo Semakin Siap Hadapi Ujian
PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

Pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan Tema : Bangunlah Jiwa Raga dalam bentuk kegiatan bakti social di SMP Negeri 18 Purworejo dilaksanakan pada minggu pertama dan kedua dibulan Agustus 2022 .Tempat pelaksanaan kegiatan berada di SMP Negeri 18 Purworejo dan sekitarnya
Kegiatan Bakti social ini memperkenalkan elemen projek yakni akhlak kepada manusia: yang bertujuan Menyelaraskan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan kegiatan dan mencapai tujuan kelompok di lingkungan sekitar, serta memberi semangat kepada orang lain untuk bekerja efektif dalam mencapai tujuan bersama. Diharapkan dengan kegiatan tersebut siswa tidak hanya mampu bekerjasama dalam kelompoknya namun mampu menumbuhkan rasa kepedulian terhadap orang lain yang membutuhkan bantuan . Melalui tahapan-tahapan yang diawali dari pembentukan kelompok serta menunjuk kordinatornya, kemudian bersama-sama menentukan jenis sembako yang akan dikumpulkan,pendataan calon penerima santunan dan dilanjutkan pengumpulan sembako dan uang, pengepakan sembako, sampai pada pembagiannya.
Pembagian sembako diberikan kepada masyarakat disekitar siswa dan masyarakat di lingkungan sekolah, penerima santunan termasuk antaranya anak Yatim, anak piatu, anak yatim piyatu dan masyarakat yang dianggap membutuhkan. Sedang teknik pembagiannya ada yang diantar kerumah-rumah ada yang dihadirkan ke sekolah.
