- Dindikbud Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kebijakan WFA Guru Saat Libur Semester, Langkah Implementasi Segera Dimatangkan
- Kegiatan Fun Game Meriahkan Classmeeting SDN Lubanglor
- Bukan Sekedar Ritual, Jamasan Tosan Aji dan Wayangan Jadi Identitas Masyarakat Bagelen
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo Gelar PKG BK Diseminasi, Perkuat Kompetensi Guru BK melalui 7 Jurus BK Hebat
- Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Purworejo Berjalan Lancar
- Peluang WFA bagi Guru ASN Mulai Dikaji, Disdikbud Purworejo Lakukan Koordinasi Lintas Instansi
- PERTEMUAN DISKUSI SIMPEN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DINDIKBUD DENGAN TIM FAK GEOGRAFI UGM YOGYAKARTA
- TEATER PELAJAR TAMPILKAN KARYA SUMANANG TIRTA SUDJANA DI FESTIVAL TEATER PELAJAR KABUPATEN PURWOREJO
- Monitoring Kemiskinan Ekstrem pada desa yang menjadi Desa Binaan Dindikbud
- OLYMPIADE SAINS NASIONAL OSN TINGKAT KABUPATEN PURWOREJO
Seulas Kisah Pada Setangkai Resah

Purworejo, 29 Januari 2022 – Sebagai aktualisasi diri Kelas Puisi Guru Kabupaten Purworejo, me-launching Buku Antologi Puisi dengan tema Seulas Kisah Pada Setangkai Resah. Kegiatan ini dilaksanakan diselenggarakan di gedung Riptaloka, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, pada Sabtu tanggal 29 Januari 2022. Launching ditandai dengan penyerahan buku antologi puisi kepada sejumlah pihak diantaranya perwakilan DPRD Kabupaten Purworejo, pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Sastrawan dari Kopisisa Kabupaten Purworejo.
Merupakan rangkaian kegiatan Launching, diisi dengan penyerahan piala dan hadiah pemenang/juara lomba baca puisi antologi berjudul Seulas Kisah pada Setangkai Resah dan dilanjutkan dengan pembacaan puisi secara bergantian dari pemenang lomba dan para guru TK, SD dan SMP yang dikemas dalam parade baca puisi dan puisi tunggal.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang SD, Sri Anteng S.Pd, MM, mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, berharap agar momen lounching buku antologi ini dapat menjadi inspirasi bagi anggota Kelas Puisi Guru serta insan pendidik di Kabupaten Purworejo. Guru dan anak didik menjadi lebih peka rasa, mempunyai imajinasi tinggi, dan mempunyai akhlak yang mulia.
